Soal Isu Reshuffle, Mensos: Itu Hak Prerogatif Presiden

Soal Isu Reshuffle, Mensos: Itu Hak Prerogatif Presiden

Heldania Ultri Lubis - detikNews
Rabu, 26 Apr 2017 00:55 WIB
Soal Isu Reshuffle, Mensos: Itu Hak Prerogatif Presiden
Mensos Khofifah Indar Parawansa (kiri) bersama Menko PMK Puan Maharani, Menkes Nila F Moeloek, dan Direktur BPJS Kesehatan Fahmi Idris. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Isu mengenai kocok ulang (reshuffle) Kabinet Kerja Presiden RI Joko Widodo kembali mencuat. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif presiden.

"Kan regulasinya memang reshuffle itu hak prerogatif presiden," ujar Khofifah singkat ketika ditemui di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (25/4/2017).

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai isu reshuffle tersebut, Khofifah menilai isu reshuffle sendiri muncul dari media massa. Dia juga mendengar isu itu dari media massa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Wartawan biasanya jauh lebih cepat. Jangan tanya saya, kan Anda yang menulis, memberitakan, kita kan dengarnya juga dari berita-berita," kata Khofifah sembari tertawa kecil.

Isu reshuffle mencuat ketika dalam sambutan acara Kongres Ekonomi Umat 2017 Presiden membahas soal target yang diberikan kepada menteri. Saat itu Jokowi mengatakan tak segan mencopot menteri yang tak berhasil mencapai target.

Meskipun demikian, Jokowi telah membantahnya. Ia mengatakan tidak akan melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Menurutnya, para menteri telah bekerja siang dan malam.

"Tidak ada reshuffle hari ini. Tidak ada reshuffle minggu ini. Tidak ada reshuffle bulan ini," kata Jokowi di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah, Cipulus, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (25/4). (hld/dnu)


Berita Terkait