Gerindra Buka Pintu Koalisi dengan PKS untuk Pilgub Jabar 2018

Gerindra Buka Pintu Koalisi dengan PKS untuk Pilgub Jabar 2018

Andhika Prasetia - detikNews
Selasa, 25 Apr 2017 18:51 WIB
Gerindra Buka Pintu Koalisi dengan PKS untuk Pilgub Jabar 2018
Fadli Zon (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Partai Gerindra akan berkonsentrasi dalam Pilgub 2018, salah satunya di wilayah Jawa Barat seusai Pilgub DKI. Gerindra membuka kemungkinan berkoalisi dengan PKS di Pilgub Jabar 2018.

"Bisa saja (dengan PKS), sangat bisa, sangat mungkin. Juga dengan partai-partai lain sangat mungkin. Tergantung nanti siapa calon yang akan kami usung," ujar Waketum Gerinda Fadli Zon di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (25/4/2017).

Soal nama-nama yang dijagokan Gerindra di Pilgub Jabar, Fadli belum memberikan jawaban. Ia mengatakan Gerindra masih mempertimbangkan berbagai hal terlebih dulu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada beberapa nama. Seusai Pilkada (DKI Jakarta), kita konsentrasi ke pilkada lain di Jabar, Jateng, dan Jatim. Baru membahas itu, memulai penjajakan juga mempertimbangkan survei yang ada. Tentu loyalitas dan track record untuk kepentingan bangsa dan rakyat," ujar Fadli.

Yang jelas, Gerindra memastikan tidak akan mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) maju sebagai cagub Jabar 2018. Alasannya, Gerindra keberatan jika mendukung Emil tetapi disyaratkan mendukung Jokowi sebagai capres 2019, sementara Gerindra ingin mencalonkan Prabowo Subianto.

"Susah, karena Ridwan Kamil yang kami baca di media itu didukung NasDem, yang mensyaratkan mendukung Pak Jokowi sebagai calon presiden. Kami tentu saja mendukung Pak Prabowo sebagai calon presiden," ujar wakil ketua DPR ini.

"Tentu ini nggak akan ketemu, karena kami memiliki kepentingan yang berbeda. Kalau mendukung Pak Jokowi lagi, silakan, tapi kami akan mendukung Pak Prabowo," sambung Fadli. (dkp/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads