Tahanan Narkoba di Depok Tewas setelah Duel dengan Teman Sekamar

Tahanan Narkoba di Depok Tewas setelah Duel dengan Teman Sekamar

Hendrik Isnaini Raseukiy - detikNews
Selasa, 25 Apr 2017 18:28 WIB
Tahanan Narkoba di Depok Tewas setelah Duel dengan Teman Sekamar
Lapas Kelas II-B Kota Depok (Hendrik Isnaini Raseukiy/detikcom)
Depok - Perkelahian sesama penghuni terjadi di Lapas Kelas II-B Depok, Jawa Barat. Dian Rohim (34), tahanan kasus narkoba yang baru 2 bulan menghuni lapas, tewas. Kasus ini ditangani polisi.

Pelaku berinisial JE (40), teman sekamar korban yang terlibat dalam kasus penganiayaan. Lapas Depok sudah berkoordinasi dengan Polresta Depok untuk memproses perkelahian tersebut. Diduga perkelahian dipicu perasaan tidak suka.

"Seorang warga binaan kami meninggal dunia akibat perkelahian dengan sesama penghuni ruang tahanan. Ada bagian vital tubuh korban yang terpukul sehingga berakibat fatal," kata Kalapas Kelas II-B Kota Depok Sohibul Rachman, Selasa (25/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perkelahian terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, Selasa (25/4). Menurut Sohibul, petugas sebetulnya rutin memeriksa sel, tapi penghuni selalu mencari celah. Dari kesaksian teman sekamar pelaku dan korban, antara Dian Rohim dan JE terjadi perselisihan sampai terjadi perkelahian.

Keluarga korban sudah diberi tahu soal tewasnya Dian Rohim. Mereka juga sudah mengambil jenazah korban di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dikebumikan dai TPU Cinere.

Sohibul melanjutkan, peristiwa ini di luar dugaan lapas. Sebab, lapas selalu melakukan pembinaan kepada warga binaannya. Petang ini misalnya, lapas menggelar final futsal yang diikuti tim dari warga tahanan dan pegawai lapas. Baru-baru ini, Lapas Depok juga melakukan perayaan khataman Al-Quran, yang merupakan program Kementerian Hukum dan HAM untuk seluruh lapas se-Indonesia.

"Bila ada peristiwa begini, kami miris. Gegara nila setitik, rusak susu sebelanga. Proses hukum akan terus dilanjutkan supaya ada efek jera dan menjadi pelajaran untuk penghuni lapas yang lainnya," tegas Sohibul.

Saat ini, Lapas Kota Depok menampung 900 orang. Sedangkan jumlah petugas giliran jaga piket pengontrol tahanan berjumlah empat orang. Jumlah itu masih dirasa kurang.

Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya Depok Iptu Sulaeman yang dikonfirmasi terpisah menjelaskan petugas Reskrim Polsek Sukmajaya dan Identifikasi Polresta Depok sudah melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Ditangani Polres," sebut Iptu Sulaeman di Mapolsek Sukmajaya. (try/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads