Isu Reshuffle, Golkar: Kami Dukung Jokowi Tanpa Syarat

Isu Reshuffle, Golkar: Kami Dukung Jokowi Tanpa Syarat

Yulida Medistiara - detikNews
Selasa, 25 Apr 2017 15:28 WIB
Isu Reshuffle, Golkar: Kami Dukung Jokowi Tanpa Syarat
Jumpa pers Golkar / Foto: Yulida Medistiara/detikcom
Jakarta - Presiden Jokowi sempat berbicara akan menggeser, mencopot, atau mengganti menteri yang tak penuhi target. Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan akan menyerahkan semua keputusannya kepada Presiden Jokowi.

Idrus menambahkan, dukungan partai Golkar kepada Jokowi tidak ada tawar menawar karena bentuk dukungannya tanpa syarat. Ia menyerahkan semua keputusannya kepada Jokowi yang memiliki hak prerogratif Presiden.

"Terkait reshuffle sesuai dengan prinsip dasar Partai Golkar kita mendukung pemerintahan Jokowi-JK dalam Munaslub yaitu tanpa syarat. Ya tidak ada bargaining-bargaining, tak ada tawar menawar. Maka Partai Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi sebagai kepala negara pemerintahan yang miliki hak prerogratif sesuai UUD," ujar Idrus di DPP Golkar, Jl Anggrek Neli, Jakarta Barat, Selasa, (25/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan tidak ada permintaan nama hingga saat ini karena Golkar mendukung tanpa syarat. Menurutnya, soal komunikasi politik tidak ada, yang ada hanya lah komunikasi tentang program pemerintah.

"Tidak ada permintaan nama, kita serahkan, kan tanpa syarat. Tidak ada komunikasi politik, adalah bagaimana semua program pemerintah dukung sepenuhnya. Kita tidak pernah bicara tentang kabinet kalau ada reshuffle. Yang kita komunikasikan bagaimana program berjalan dengan baik sehingga pada waktu 2019 Jokowi yang sudah ditetapkan Partai Golkar sebagai calon presiden terpilih kembali," ujarnya.

Sebelumnya, dalam sambutan di acara Kongres Ekonomi Umat (KEU) 2017 kemarin, Presiden membahas soal target-target yang diberikan kepada menteri. Jokowi mengatakan tak segan mencopot menteri yang tak berhasil mencapai target.

"Saya kerja memang selalu pakai target. Pak menteri tidak pernah tanya ke saya, 'Pak ini targetnya terlalu besar.' Itu urusan menteri, target itu harus selesai. Kalau tidak selesai, bisa diganti, bisa digeser, bisa dicopot, dan lainnya," kata Jokowi arena KEU di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Sabtu (22/4). (imk/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads