Percaya Polisi Usut Kasus Novel, KPK: Teroris Saja Ketangkep

Percaya Polisi Usut Kasus Novel, KPK: Teroris Saja Ketangkep

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Selasa, 25 Apr 2017 15:16 WIB
Percaya Polisi Usut Kasus Novel, KPK: Teroris Saja Ketangkep
Foto: Ilustrasi: Edi Wahyono
Jakarta - Misteri pelaku teror penyiraman air keras ke penyidik KPK Novel Baswedan masih belum terungkap. Sejumlah pihak mendesak KPK lebih proaktif hingga ikut mengusut pelaku teror terhadap Novel.

Atas desakan itu, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan pengusutan kasus berada di tangan kepolisian. KPK mempercayakan pencarian pelaku teror itu kepada kepolisian.

"Kita sudah serahkan ke kepolisian, kita percayakan ke kepolisian," ucap Alex, sapaan karib Alexander, di JS Luwansa Hotel, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (25/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa hari yang lalu, Ketua Pengurus YLBHI Asfinawati menyebut apa yang menimpa Novel termasuk obstruction of justice. Dia mengatakan ada dugaan tindak pidana yang berhubungan untuk menghalangi, mempersulit, dan menghentikan penyidikan tersebut.

(Baca juga: 10 Hari Teror Novel Belum Terungkap, KPK Diminta Tak Hanya Diam)

"Jadi, kalau kita melihat, tentu saja penyerangan terkait pekerjaannya di KPK, dalam kerangka hukum hal ini di dalam konvensi antikorupsi, sebetulnya sudah dijadikan undang-undang. Seluruh penyelenggara negara terikat dalam undang undang itu pada obstruction of justice," ujar Asfinawati.

"Jadi tidak harus bahwa serangan itu betul-betul saksinya diculik atau intimidasi, serangan ini ketika penyidiknya yang dihentikan otomatis kasus tidak berjalan, sesungguhnya KPK. Kasus ini bukan kasus biasa, tapi serangan kepada KPK," katanya.

Hanya saja, Alex sepertinya lebih menyerahkan penanganan teror ke Novel itu kepada kepolisian. Menurut Alex, polisi saja bisa menangkap teroris, jadi seharusnya pelaku teror Novel pun bisa dibekuk.

"Jadi kita punya aparat penegak hukum yang kita anggap lebih ahli dalam hal mencari pelaku-pelaku kejahatan itu. Polisi yang cari teroris ketahuan ketangkep kan. KPK sudah repot menangani korupsi ya tentu kita koordinasi pasti kita koordinasi antara KPK dengan kepolisian. Info apa yang kita miliki terkait dengan apa kasusnya Novel, kalau kita punya kita sampaikan untuk memperbanyak bukti-bukti," tutup Alex.

(dhn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads