Tidak Ada CCTV, Olah TKP Kecelakaan Maut Puncak Pakai 3D Scanner

Tidak Ada CCTV, Olah TKP Kecelakaan Maut Puncak Pakai 3D Scanner

Farhan - detikNews
Selasa, 25 Apr 2017 12:02 WIB
Tidak Ada CCTV, Olah TKP Kecelakaan Maut Puncak Pakai 3D Scanner
Foto: Olah TKP pakai 3D Scanner (Farhan-detikcom)
Jakarta - Polisi melakukan olah TKP yang ketiga kalinya di lokasi kecelakaan maut di Jalan Raya Puncak, tepatnya di Tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa (25/4). Olah TKP kali ini dilakukan dengan alat 3D laser scanner analisys.

"Kita lakukan olah TKP kembali menggunakan alat ini, karena dari hasil penyelidikan kita tidak temukan CCTV di sekitar sini, sehingga kita membawa alat 3D analysis kecelakaan lalulintas," kata Kasubid Penyidikan Laka Lantas Dirgakum Korlantas Polri AKBP Dedy Soehartono, di lokasi olah TKP, Selasa (25/4/2017).


Tidak Ada CCTV, Olah TKP Kecelakaan Maut Puncak Pakai 3D ScannerFoto: Olah TKP pakai 3D Scanner (Farhan-detikcom)


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dedy menambahkan, dengan alat ini juga dapat diketahui sebelum, ketika dan setelah kejadian kecelakaan lalu lintas. Alat ini dapat mengukur kecepatan kendaraan yang kecelakaan, benturannya dan kendaraan mana yang menyebabkan korban meninggal dunia.

"Keunggulannya pertama kita dapat mengetahui secara simulasi kejadian kecelakaan tersebut, kemudian kecepatan kendaraan tersebut sebelum terjadi benturan, saat terjadi benturan dan setelah terjadi benturan," kata Dedy.

Akurasi alat tersebut, lanjut Dedy, hingga 99 persen dan dapat diketahui hasilnya hingga 2 hari ke depan.

"Hasilnya juga akan digunakan untuk upaya meyakinkan hakim di pengadilan bahwa kelalaiannya seperti apa," terangnya.

Hingga saat ini, polisi sudah menetapkan satu orang tersangka dalam kasus kecelakaan maut tersebut. Satlantas Polres Bogor masih terus melakukan penyidikan dan akan memanggil beberapa pihak termasuk pemilik bus.

(rvk/erd)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads