Ahok Baca Pleidoi, Massa Pendemo Baca Syahadat di Luar Ruang Sidang

Ahok Baca Pleidoi, Massa Pendemo Baca Syahadat di Luar Ruang Sidang

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Selasa, 25 Apr 2017 09:57 WIB
Ahok Baca Pleidoi, Massa Pendemo Baca Syahadat di Luar Ruang Sidang
Foto: Cici Marlina Rahayu/detikcom
Jakarta - Suasana di luar gedung sidang Ahok di depan auditorium Kementan, Jakarta Selatan, dipenuhi gema takbir dan pembacaan syahadat oleh massa kontra-Ahok. Mereka dengan kompak melafazkan dua kalimat syahadat saat Ahok tengah membacakan nota pembelaan (pleidoi).

Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (25/4/2017), terhitung ada lebih dari 100 orang dari kubu kontra-Ahok yang berada di luar gedung. Mereka kompak mengenakan baju berwarna putih-putih. Sebagian ada pula yang memakai peci berwarna senada.

Ahok Baca Pleidoi, Massa Pendemo Baca Syahadat di Luar Ruang SidangFoto: Cici Marlina Rahayu/detikcom


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada satu mobil komando bertuliskan 'Pembela Agama dan Negara' di antara massa yang menjadi tempat untuk menyampaikan orasi. Salah satu pemimpin massa mengajak untuk mengucapkan syahadat bersama.

Ahok Baca Pleidoi, Massa Pendemo Baca Syahadat di Luar Ruang SidangFoto: Cici Marlina Rahayu/detikcom

"Mari kita ucapkan syahadat bersama-sama agar hati kita terbentengi," ucap pemimpin massa dengan pengeras suara.

Setelah melafazkan syahadat, mereka juga menyuarakan takbir bersama-sama dan diikuti pembacaan ayat suci Alquran.

Ahok Baca Pleidoi, Massa Pendemo Baca Syahadat di Luar Ruang SidangFoto: Cici Marlina Rahayu/detikcom


Sedangkan di dalam ruang sidang, Ahok telah membacakan pleidoi yang dibuat sendiri. Lewat pleidoi, Ahok menegaskan tidak pernah menyampaikan pernyataan yang menebar kebencian.

"Selama mengikuti persidangan, memperhatikan realitas yang terjadi selama masa kampanye Pilkada DKI Jakarta, serta mendengar dan membaca tuntutan penuntut umum yang ternyata mengakui dan membenarkan saya tidak melakukan penistaan agama. Saya bukan penista atau penoda agama, saya juga tidak menghina suatu golongan apa pun," ujar Ahok membacakan pleidoi.

Ahok memaparkan banyak tulisan yang menyatakan dirinya menjadi korban fitnah. Apalagi jaksa penuntut umum dalam surat tuntutan mengakui adanya peran Buni Yani dalam perkara yang membuat dirinya menjadi terdakwa penoda agama. (nkn/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads