"Ditemukan pagi tadi ketika saksi hendak mencari batang bambu di tegalan milik suaminya untuk digunakan memasak," kata Kapolres Gianyar AKBP Waluya saat dikonfirmasi detikcom, Senin (24/4/2017).
Kemudian petani wanita itu melihat sesosok jasad dan menduga itu adalah mayat hewan. Kemudian petani itu memberitahukan suaminya yang langsung menuju ke lokasi tempat jasad tersebut berada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian penemuan ini dilaporkan kepada warga yang dilanjutkan dengan laporan ke Polsek Payangan. Petugas kepolisian bersama tim medis tiba di lokasi dan menyatakan usia bayi tersebut diduga belum ada satu hari.
Visum luar menunjukkan bayi itu memiliki panjang 41 cm dengan tali pusar yang masih menempel sepanjang 30 cm. Jasad bayi itu belum kaku ketika dievakuasi oleh petugas.
Jajaran Polsek Payangan bersama Polres Gianyar kini menyelidiki kasus ini. Hal tersebut dilakukan untuk menemukan si ibu bayi yang tega membuang darah dagingnya sendiri.
"Selanjutnya dilakukan proses penyelidikan oleh Polsek Payangan," tutup Waluya. (vid/elz)











































