"Tawuran sampai ke sini. Ini (warung) dijarah. Tabung gas, apa," ujar Warga Budi Asih, Imung (55), kepada detikcom, di sekitar RS Budi Asih, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (25/4/2017).
Di samping RS tersebut, terdapat sekitar lima warung. Pantauan di lokasi, kaca etalase warung makanan memang tampak pecah dan sejumlah warga tengah membantu membersihkan.
Warung yang dirusak oleh massa tawuran. Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom |
Meski ada pengakuan dari warga tentang penjarahan, polisi membantahnya. Tawuran antara kedua kelompok pemuda itu melibatkan perang batu, petasan, hingga penggunaan senjata tajam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tawuran yang terjadi menjelang tengah malam adalah lanjutan dari tawuran pada sore hari, Senin (24/4). Tawuran terjadi antara warga Budi Asih dengan warga Batalyon Siliwangi (BS).
Dalam aksi tawuran susulan, tidak ada korban jiwa. Namun ada dua korban yang berasal dari tawuran pada sore tadi.
"Korban yang sore saja," ujar Andy.
(aik/elz)












































Warung yang dirusak oleh massa tawuran. Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom