KPUD Sulut Tolak Cagub dan Cawagub Baru Partai Demokrat

KPUD Sulut Tolak Cagub dan Cawagub Baru Partai Demokrat

- detikNews
Senin, 25 Apr 2005 13:17 WIB
Manado - Meski Sekjen Partai Demokrat telah mengajukan cagub dan cawagub baru, KPUD Sulut tetap menolak menganulir calon yang telah diajukan sebelumnya."Semua cagub dan cawagub yang sudah sejak awal mendaftarkan tidak bisa dibatalkan," tegas Ketua KPUD Sulut Donal Rumokoy.Donal menegaskan hal itu kepada wartawan di Hotel Ritzy, Jl. Piere Tendean, Manado, Sulut. Pernyataan Donal ini berkaitan dengan tidak disetujuinya pasangan Henky Baramuli dan DP Togas oleh Sekjen DPP Partai Demokrat EE Mangindaan. Meski tidak disetujui, pasangan ini tetap mendapat dukungan dari petinggi Partai Demokrat lainnya Vence R.Naman DP Togas sebelumnya disetujui dalam saringan di internal partai. Namun, Mangindaan menganggap mekanisme penjaringan internal tidak sesuai prosedur.Pembatalan, kata Donal, sulit dilakukan, apalagi semua calon sudah mendapatkan nomor urut pencalonan.Persoalan yang terjadi di tubuh Partai Demokrat merupakan problem internal partai, dan tidak bisa dicampuradukkan dengan ketetapan KPUD Sulut."Sekali pun salah satu calon ada yang dipecat oleh partai, itu tidak akan menganggu eksistensi pencalonan," katanya.Karenanya, lanjut dia, pertikaian yang terjadi di tubuh Partai Demokrat tidak akan berpengaruh dengan jalannya pelaksanaan pemilihan gubernur dan wagub Sulut. Rencananya Pilkada di Sulut yang digelar Juni nanti akan diikuti 1,3 juta pemilih.Problem KeuanganSementara terkait pelaksanaan Pilkada, Donal mengeluhkan masalah pendanaan yang kini dihadapinya. Menurutnya, DPRD Sulut hanya mengesahkan anggaran Rp 15 miliar untuk pelaksanaan pilkada. Sedangkan KPUD mengajukan anggaran Rp 28,9 miliar. Sampai saat ini pencairan dana baru mencapai Rp 6 miliar."Permasalahan ini sangat mengganggu jalannya proses sehingga pelaksanaan Pilkada Sulut mengalami keterlambatan," katanya. Pihaknya, lanjut dia telah mendesak pemprov untuk mencairkan lagi dana yang tersisa dari total dana yang dibutuhkan itu."Kita melakukan penghematan untuk mensiasati penggunaan anggaran. Kita melakukan efisiensi anggaran di berbagai sektor," katanya. (umi/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini