DetikNews
Senin 24 April 2017, 17:29 WIB

Anies Sebut Ruang Terbuka dapat Dimanfaatkan untuk Tablig Akbar

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Anies Sebut Ruang Terbuka dapat Dimanfaatkan untuk Tablig Akbar Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Jakarta - Cagub DKI Anies Rasyid Baswedan berjanji akan mengembalikan kegiatan bermotif keagamaan yang sempat dibatasi jika menjabat nanti. Seperti takbiran keliling dan tablig akbar di Monas.

"Tadi saya terima permintaan, latihan penyembelihan kurban supaya dibolehkan, takbiran, Monas dipakai majelis, rumah dinas dipakai pengajian, kelurahan untuk majelis taklim, insyaallah akan kita kembalikan semuanya nanti," ujarnya dalam acara Peringatan Isra Mi'raj di Masjid At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin (24/4/2017).

Menurutnya, tidak ada alasan kegiatan-kegiatan di atas dilarang. Pemerintah, kata Anies, membantu kegiatan masyarakat.

"Negara kita negara Pancasila. Artinya, kegiatan masyarakat dibantu pemerintah," ucapnya tegas.

Ucapan Anies langsung direspons positif oleh jemaah yang berkumpul di Masjid At-Tin dengan mengiyakan ucapan Anies.

Anies lalu menjelaskan soal wacana pemberian izin tablig akbar. Menurutnya, banyak warga mengeluh karena terbatasnya ruang terbuka untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut. Agar kegiatan tersebut dapat dilangsungkan kembali, Anies akan memanfaatkan ruang-ruang terbuka di Jakarta.

"Mereka kalau untuk tablig akbar jumlahnya banyak, malah justru membuat macet ketika dilakukan di jalan-jalan dan menutup jalan. Tentu saja, karena itulah mengapa ruang-ruang terbuka bisa dipakai agak luas sehingga tidak membuat macet karena ruang publik salah satunya adalah ruang luas terbuka," tutur Anies dalam kesempatan terpisah.

Anies juga menegaskan kembali bahwa ini merupakan salah satu janjinya pada awal kampanye. Ketika ditanya apakah penyelenggaraan kegiatan terbuka bagi semua agama, dia mengiyakan.

Baca Juga: Ahok Imbau Warga Jakarta Tidak Konvoi Takbiran Keliling

Menjelang Lebaran 2015, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sempat mengimbau agar warga Ibu Kota tidak menyambut malam takbiran secara berlebihan, apalagi dengan konvoi di jalanan. Hal ini sebelumnya juga merupakan imbauan Polda Metro Jaya. Penertiban dilakukan terhadap warga yang tidak mengindahkan keselamatan saat konvoi, seperti pengguna motor yang acap kali tidak memakai helm dan menabuh beduk di atas mobil bak terbuka.
(nif/gbr)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed