"Saya kira panjanglah perjalanannya, kalau saya ceritakan nanti bisa. Intinya, semua takdir, saya datang membantu Anies-Sandi itu tidak dalam perencanaan yang khusus. Karena saya datang membantu, karena memang ada panggilan. Yang saya ketahui karena petunjuk Yang Mahakuasa," kata Erwin di Jl Simprug Golf 3/127 Senayan, Minggu (23/4/2017).
Erwin menampik adanya keterlibatan JK. Menurut Erwin, JK hanya ingin melihat kader-kadernya yang muda bisa sukses.
"Nggaklah, ini kan Pak JK ingin melihat kader-kadernya yang muda-muda itu bisa sukses, termasuk Pak Anies juga. Daripada keluarga Pak JK, pengen lihat Pak Anies bisa sukses, Pak Sandi juga," ujarnya.
Erwin mengatakan, sebagai sesepuh yang tidak lama lagi pensiun dari dunia politik, JK harus menyiapkan tokoh-tokoh politik di seluruh Indonesia untuk menjadi pemimpin-pemimpin daerah yang berkualitas.
"Kita bersyukur bahwa pemimpin politik itu datangnya dari sekarang. Datang dari seorang yang memiliki pengetahuan ilmu pendidikan yang tinggi," tutupnya. (idh/idh)











































