"Masih taraf penyelidikan, kemungkinan itu mortir jaman dulu karena tertanam di tanah. Jadi saat itu, dia tiba-tiba tanpa sadar mengenai benda yang disinyalir mortir itu," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV Hasanuddin Kolonel Infantri Alamsyah saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (23/4/2017).
Menurutnya, lokasi Darmawan terkena ledakan di Dusun Balocci, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, itu merupakan daerah bekas perang kemerdekaan dan belum disterilkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi bukan mortir baru atau yang digunakan untuk latihan, kemungkinan sisa zaman dulu karena sudah tertanam," pungkasnya.
Sebelumnya, Darmawan yang tengah mengembala sapi di daerah semak-semak tiba-tiba terkena ledakan mortir. Akibatnya tangan dan kaki remaja itu mengalami luka.
"Korban saat ini masih dirawat di RSUD Salewangang Maros. Dia luka di sekitar betis, tangan kanan, jidat dan selangkangan dari serpihan ledakan," kata Dicky saat dikonfirmasi. (adf/idh)










































