Jalur Puncak kembali normal usai terjadi kecelakaan maut yang menewaskan empat orang. Polisi memastikan jalan sudah dapat dilalui dengan lancar.
"Lalin sudah cair, sudah normal. Dua arah normal (arah Jakarta menuju Puncak maupun sebaliknya)," ujar Kanit Laka Polres Bogor Iptu Asep Saepudin kepada detikcom, Minggu (23/4/2017) dini hari.
Sebelumnya kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu (22/4/2017) sore. Ada 12 kendaraan yang ditabrak bus HS Transport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kepada masyarakat agar hindari jalur Puncak untuk hindari kemacetan akibat laka," ujar Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika kepada detikcom, Sabtu (22/4).
Akibat kecelakaan tersebut, 4 orang meninggal dunia. Para korban dilarikan ke RSUD Ciawi dan RSPG Cisarua.
Berikut data 4 korban meninggal akibat kecelakaan beruntun di Puncak:
1. Oktariansyah Purnama Putra (26 tahun)
Alamat: Jl Rawas VIII No 534, RT 10 RW 2 Lebung Gajar, Sematang Sorang, Palembang, Sumsel
2. Zaenuddin (40 tahun)
Alamat: Babakan Lebak, RT 2/6 Sinargalih Bogor, Jawa Barat
3. Dadang (45 tahun), Kepala Desa Citeko
Alamat: Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor
4. Diana Simatupang (24 tahun), karyawan swasta
Alamat: Griya Cisauk Serpong RI 01/08, Blok AB No. 1 Kel. Suradita Kecamatan Cisauk, Tangerang
Berikut data korban luka berat:
1. Penumpang sepeda motor Vixion
2. Aris Ris Beni (16), pelajar.
Alamat: Tangerang.
3. Saiful Bahri (33), karyawan swasta.
Alamat: Jalan Menteng Atas Selatan 2, Jakarta Selatan.
Berikut data korban luka ringan:
1. Hasanudin (21)
Alamat: Villa Tangerang Indah RT 10/05, Kelurahan Gebang Raya, Priuk, Kota Tangerang.
2. Tommy Gunawan (36), karyawan swasta.
Alamat: Sindang Sari RT 03/02, Tanah Baru, Kota Bogor.
3. Darus Zaelani (40), sopir.
Alamat: Cibeureum RT 02/01, Cisarua (gbr/nkn)











































