DetikNews
Jumat 21 April 2017, 20:31 WIB

Terbang Bersama Srikandi di Hari Kartini

Nita Sari - detikNews
Terbang Bersama Srikandi di Hari Kartini Foto: Nita Sari/detikcom
Jakarta - Penerbangan rute Jakarta-Padang-Jakarta hari ini berbeda dari biasanya. Tampak ada yang istimewa dengan penerbangan yang memakan waktu 1 jam 40 menit dari Jakarta hingga Padang ini.

Seluruh kru penerbangan ditangani perempuan, mulai kapten pilot, kopilot, awak kabin, petugas teknis, hingga petugas darat yang berjumlah 12 orang. Penerbangan khusus ini merupakan cara Garuda Indonesia untuk memperingati Hari Kartini.

Melalui penerbangan 'Kartini Flight', perempuan unjuk gigi dalam memberikan pelayanan penerbangan. Pesawat B787-800 dikendalikan Ida Fiqriah, kapten wanita pertama Garuda. Ia didampingi kopilot bernama Sari Ardisa untuk penerbangan rute Jakarta-Padang-Jakarta.

Tidak hanya itu, srikandi juga dijumpai pada petugas darat dan teknisi yang punya peran memastikan kelancaran penerbangan. Di lain sisi, pramugari selalu menebar senyum. Mereka juga membagi-bagikan cokelat dan bunga kepada penumpang.

Terbang Bersama Srikandi di Hari KartiniFoto: Nita Sari/detikcom

Penerbangan spesial ini diapresiasi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise. Yohana memang ikut dalam Kartini Flight.

"Saya bangga sekali sudah ada kapten pilot garuda yang perempuan. Nah, ini saya pikir masyarakat dan pemerintah harus tahu bahwa sudah banyak perempuan Indonesia yang cukup maju sekarang. Saya harap ke depan akan tambah pilot-pilot yang lain," ujar Yohana di Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Jumat (21/4/2017) sebelum perjalanan kembali ke Jakarta.

Para penumpang pun antusias. Saat mendarat di Bandara Internasional Minangkabau, terlihat beberapa penumpang 'mengintip' ke kokpit. Tujuannya untuk sekadar melihat sosok kapten pilot wanita ataupun meminta foto bersama.

"Ida Fiqriah (kapten pilot) betul-betul Kartini Indonesia yang hebat. Semua bersama krunya," tutur Delfiati, salah seorang penumpang, saat melewati kokpit pesawat.

Begitupun pada penerbangan Padang-Jakarta. Para penumpang bertepuk tangan dan bersorak saat pesawat mendarat mulus di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Tepuk tangan ini menandakan apresiasi penumpang kepada para kru pesawat.

Selain 12 srikandi di penerbangan khusus Kartini Flight, Garuda Indonesia juga memiliki lebih dari 4.500 karyawan perempuan.

Adapun pilot perempuan saat ini mencapai 39 orang dengan 31 pilot di Garuda Indonesia dan 8 pilot di Citilink.

Sementara itu, GMF-Aeroasia sendiri tercatat memiliki 357 orang karyawati, di mana 97 karyawati bekerja di lapangan sebagai teknisi dan engineer.

Selain itu, GMF-Aeroasia juga memiliki lima orang releaseman perempuan yang berlisensi berbagai jenis pesawat yang dikuasainya.
(fdn/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed