DetikNews
Jumat 21 April 2017, 19:29 WIB

Anies Ajak Semua Pihak Jaga Kesejukan Usai Pilgub DKI Putaran 2

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Anies Ajak Semua Pihak Jaga Kesejukan Usai Pilgub DKI Putaran 2 Anies Baswedan (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak semua pihak menjaga kesejukan pasca-Pilgub DKI putaran kedua. Anies berpesan semua pihak untuk tidak saling mengkritik.

"Saya sampaikan kepada semuanya harus sejuk, kalau ceramah harus sejuk, kalau berinteraksi harus sejuk jangan layanin lagi kalau ada yang mengkritik ya, sudah pilkadanya kan sudah selesai," ujar Anies di Jalan Palmerah Barat, Jakarta Barat, Jumat (21/4/2017).

Anies meminta semua pihak untuk tidak lagi membicarakan antara Anies-Sandi dan Ahok-Djarot. Pembicaraan masalah program saat masa kampanye telah usai. Saat ini saatnya warga Jakarta berbicara untuk masa depan Ibu Kota ke depan.

"Kita sekarang bicara tentang Jakarta ke depan dan kita ingin bisa rangkul semua. Kalau di sosmed kan harus satu-per-satu ya, makanya kalau di tim itu sudah insya Allah," sebut Anies.

Anies memaklumi jika ada pihak yang masih belum menerima hasil yang angkanya tinggi dan angkanya rendah.

"Yang angkanya tinggi merasa menang yang angkanya rendah rasanya enggak nyaman, sunatullah (ketetapan Tuhan). Itu manusia seperti itu, tapi kita perlu pelan-pelan. Tuhan itu Maha Adil karena itu kita pun mengalami sesuatu yang berat tapi lama-lama semakin itu (ringan)," jelasnya.

Sebelumnya Anies juga sudah sempat menemui gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk membahas rekonsiliasi Pilgub DKI. Ke depan, akan ada pertemuan-pertemuan lanjutan.

"Menurut saya yang namanya pertandingan sepak bola mendukung satu kesebelasan terus menang, ramai. Kalah lesu, tapi itu kan perlu waktu kemudian nanti tenang. Jadi Jakarta bukan satu-satunya Pilkada dan setiap Pilkada ada yang menang ada yang tidak menang, jadi biasa sajalah," imbuh Anies.

Tensi Pilgub DKI diyakini Anies akan berlangsung tidak lama. "Saya pikir nggak lama yang kemarin bilang tegang siapa? Kasih tau kalau ada. Ada yang membuat persepsi akan tegang lalu kita diminta menenangkan ketegangan. Jadi saya tenang-tenang aja, kalau sosmed ya nature nya ya seperti kemarin," pungkasnya.
(nvl/dkp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed