DetikNews
Jumat 21 April 2017, 16:15 WIB

PDIP: Menang-Kalah di Pilkada Tak Perlu Didramatisir

Hary Lukita Wardani - detikNews
PDIP: Menang-Kalah di Pilkada Tak Perlu Didramatisir Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta - Kekalahan Ahok-Djarot dalam hasil hitung cepat Pilgub DKI Jakarta lalu menambah daftar kekalahan PDIP dalam mengusung calonnya pada pilkada serentak. Sebelum Pilgub DKI, baru-baru ini PDIP juga menanggung kekalahan di Provinsi Banten saat mengusung Rano Karno-Embay Mulya Syarief.

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan kalah-menang dalam kontestasi demokrasi adalah hal yang biasa. Hendrawan mengatakan PDIP akan mengoreksi dan memperbaikinya kembali.

"Menang-kalah dalam kontestasi demokrasi tidak perlu didramatisasi. Biasa saja. Tinggal kita evaluasi dan melakukan langkah-langkah koreksi atau perbaikan," ujar Hendarawan kepada detikcom, Jumat (21/4/2017).

Menyambut pilkada serentak 2018, Hendrawan mengatakan akan melakukan persiapan lebih awal. Dia menambahkan loyalitas kadernya sudah teruji dalam setiap pilkada.

"Pada pilkada serentak 2015, keberhasilan kami sekitar 60 persen. Pada 2017 sekitar 50 persen. Untuk 2018, yang akan ada 171 pilkada serentak, kami akan melakukan persiapan lebih awal," tuturnya.

"Dari exit poll yang dilakukan, 93,6 persen kader PDIP tegak lurus memilih paslon (pasang calon) yang diusung. Luar biasa loyalitasnya, bukan? Dari sisi lain, kader kami kembali teruji. Gangguan kecil ada, tapi tidak signifikan," ucapnya.

Hendrawan menyebut persiapan menyambut pilkada serentak akan dibahas dalam rapat DPP PDIP hari ini.

"Siang ini mungkin salah satu yang dibahas dalam rapat DPP," tuturnya.
(lkw/ams)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed