DetikNews
Jumat 21 Apr 2017, 14:13 WIB

Kapolda Riau Beri Penghargaan kepada 38 Polisi Malaysia

Mei Amelia R - detikNews
Kapolda Riau Beri Penghargaan kepada 38 Polisi Malaysia Foto: Istimewa
Batam - Kapolda Riau Irjen (Pol) Sam Budi Gusdian memberikan penghargaan kepada 38 personel Polisi Diraja Malaysia (PDRM). Penghargaan diberikan atas kerja sama yang baik antara Polri dan PDRM dalam pengungkapan kasus penculikan WN Malaysia, Ling Ling (44).

Pemberian penghargaan itu dilaksanakan di Best Western Hotel, Batam, Senin, 17 April lalu. Acara yang sekaligus merupakan kunjungan balasan PDRM ini juga dihadiri Deputy Commissioner of Police Dato Rusli bin Habaz.

Acara itu juga dihadiri 62 anggota Satgas Khusus Polri yang terlibat dalam pembebasan Ling Ling yang dipimpin oleh Kombes (Pol) Herry Heryawan dan Kombes (Pol) Helmy Santika.
Kapolda Riau Irjen Pol Sam Budi Gusdian memberikan penghargaan kepada 38 polisi Malaysia atas kerjasama pengungkapan kasus penculikan Ling Ling.Kapolda Riau Irjen (Pol) Sam Budi Gusdian memberikan penghargaan kepada 38 polisi Malaysia atas kerja sama pengungkapan kasus penculikan Ling Ling. (Istimewa)


Dalam kesempatan itu, Irjen Sam Budi mengucapkan terima kasih kepada PDRM atas kerja samanya dalam pengungkapan kasus penculikan Ling Ling. Kapolda berharap kerja sama tersebut terpelihara dengan baik untuk ke depan.

Diberitakan sebelumnya, tim satuan khusus Mabes Polri, yang dipimpin KBP Herry Heryawan, berhasil membebaskan seorang perempuan WN Malaysia, Ling Ling, yang diculik sindikat internasional dari Johor Bahru. Istri pengusaha perusahaan kasa tenaga kerja itu diculik dari kediamannya lalu disekap di Batam selama hampir satu bulan.


Doa di Malam Ulang Tahun

Ling Ling diculik dari rumahnya di Kulai, Johor Bahru, Malaysia, pada 21 Februari 2017 oleh sindikat yang dipimpin oleh Beh Joo Siong alias Asiong. Ling Ling kemudian dibawa menyeberang ke Batam, Kepulauan Riau, dan disekap selama hampir satu bulan.

Ling Ling dibebaskan sehari setelah ulang tahunnya, 19 Maret 2017, oleh tim Satgas Khusus Polri, yang dipimpin Kombes (Pol) Herry. Pembebasan itu seakan merupakan buah dari doa Ling Ling pada malam ulang tahunnya.

Ajun Komisaris Polisi Rovan Richard Mahenu, yang juga terlibat dalam pembebasan Ling Ling, menyebutkan pihaknya melacak keberadaan Ling Ling dan para pelaku setelah mendapat permintaan bantuan dari PDRM. Setelah sepekan pencarian, tim akhirnya berhasil menemukan lokasi Ling Ling di sebuah perkebunan di Sei Temiyang, Batam.

Lokasi tersebut berjarak tempuh 1 jam dari pusat Kota Batam. Di sana, Ling Ling disekap di sebuah bangunan semipermanen, tempat para petani berkebun.

"Sehari sebelum menemukan lokasi korban, kami sudah mengintai di lokasi, bahkan sempat melintas ke gubuk itu," ujar Rovan.

Hingga akhirnya, tim berhasil menemukan Ling Ling bersama 4 pria WNI yang berkomplot dengan Asiong di lokasi tersebut. Ling Ling dibebaskan sehari setelah ulang tahunnya yang ke-44.

"Malam hari sebelum dibebaskan, dia sempat duduk-duduk di depan gubuk sambil berdoa agar segera ditemukan," tuturnya.

Ling Ling bahkan sempat melihat dua mobil (berisi polisi) yang melintas di depan gubuk. Dia bahkan memberi tahu para pelaku untuk berhati-hati.

"Ling Ling sempat mengingatkan pelaku 'ada mobil lewat, hati-hati barang kali polisi'," ucap Rovan.

Namun hal itu tidak dihiraukan para pelaku. Hingga akhirnya besok paginya atau 19 Maret pukul 05.00 WIB, Ling Ling diselamatkan dari para sandera. Total ada 16 orang (WNI dan WN Malaysia) yang ditangkap dalam kasus ini. Motif para pelaku adalah meminta uang sebesar SGD 5 juta kepada suami korban.
(mei/aan)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed