DetikNews
Jumat 21 Apr 2017, 10:37 WIB

Farhat Abbas Dipanggil KPK Terkait Keterangan Palsu Miryam

Dewi Irmasari, Dwi Andayani - detikNews
Farhat Abbas Dipanggil KPK Terkait Keterangan Palsu Miryam Farhat Abbas (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Penyidik KPK memanggil pengacara Farhat Abbas terkait dengan kasus pemberian keterangan palsu dengan tersangka Miryam S Haryani. Farhat dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi.

Selain Farhat, penyidik KPK memanggil adik Andi Narogong, Vidi Gunawan, serta Kepala Seksi Biodata NIK dan Kartu Keluarga Direktorat Pendaftaran Penduduk Ditjen Dukcapil Diah Anggraini. Ketiganya akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk Miryam.

"Ketiganya diperiksa sebagai saksi atas tersangka MSH (Miryam S Haryani)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (21/4/2017).

Miryam, yang merupakan eks anggota Komisi II DPR, telah ditetapkan KPK sebagai tersangka dugaan memberi keterangan palsu pada Rabu (5/4) lalu. Atas perbuatannya itu, Miryam disangkakan dengan Pasal 22 juncto Pasal 35 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebelumnya, KPK memanggil pengacara Elza Syarief dalam kaitan dengan kasus itu. Elza mengakui adanya pertemuan dengan Miryam di kantornya bersama pengacara bernama Anton Taufik. Elza juga melihat kertas berita acara pemeriksaan (BAP) Miryam yang sudah dicoret-coret.

Namun Elza mengaku tidak mengetahui siapa yang mencoret-coret BAP tersebut. Dia juga tak tahu maksud kedatangan Anton bersamaan dengan Miryam ke kantornya.

Saat itu, Elza didampingi Farhat, yang menyebut inisial SN dan RA sebagai politikus yang menekan Miryam terkait dengan sidang perkara dugaan korupsi e-KTP. Farhat menyebut Miryam diminta memberikan keterangan palsu oleh kedua politikus tersebut.

"Pemeriksaan lalu, Ibu Elza dikejar yang dikejar itu, termasuk petinggi juga inisial SN dan RA, orang yang dianggap mengatur merupakan petinggi partai juga bekerja sebagai asisten," tutur Farhat.

Namun Farhat menolak menyebutkan nama lengkap dari inisial SN dan RA itu. Menurut Farhat, SN dan RA menyuruh orang lain untuk menekan Miryam.

"Tapi untuk lebih lengkap kita nggak berani menyebutkan nama. Tapi Ibu (Elza) dikejar bahwa ke peristiwa itu dilakukan oleh suruhan orang yang berinisial SN dan RA," tutur Farhat.
(irm/dhn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed