Aksi Perdana Anies-Sandi: Rekonsiliasi Kubu Ahok dan Bicara Alexis

Aksi Perdana Anies-Sandi: Rekonsiliasi Kubu Ahok dan Bicara Alexis

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jumat, 21 Apr 2017 08:47 WIB
Aksi Perdana Anies-Sandi: Rekonsiliasi Kubu Ahok dan Bicara Alexis
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Cagub Cawagub DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno memulai fase baru di Jakarta setelah unggul di real count KPU. Mereka fokus rekonsiliasi dengan pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan menyusun program-program prioritas, ini aksi mereka:

Sehari setelah memenangkan suara di Pilgub DKI Jakarta putaran dua, Anies dan Sandiaga melakukan serangkaian kegiatan. Anies mengawali kegiatan dengan menyambangi Ahok di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Kamis 20 April 2017.

Anis dan Ahok sepakat melakukan rekonsiliasi antarpendukung dan menjaga persatuan. Dalam pertemuan itu, Anies dan Ahok membahas program-program
untuk Jakarta selanjutnya. Selain itu, Ahok dengan tangan terbuka mengajak Anies dan timnya duduk bersama untuk membahas APBD Perubahan agar tidak mengalami deadlock. Ahok juga siap memberikan data yang dibutuhkan oleh Anies.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sama seperti Anies, Sandiaga punya kesibukan tersendiri. Dia sudah mempersiapkan tim transisi untuk membantunya bersama Anies Baswedan. Sandiaga mengatakan tim transisi kini sedang membahas upaya rekonsiliasi usai Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Fokus yang dikerjakan adalah mewujudkan demokrasi sejuk di Jakarta. Sandiaga juga berjanji merangkul semua golongan di Jakarta.

Selain itu, Anies maupun Sandiaga sempat menjawab saat ditanya seputar janji mereka menutup prostitusi di Ibu Kota. Anies menegaskan penutupan prostitusi di Jakarta, termasuk penutupan Hotel Alexis akan berpegang pada Perda. Sedangkan Sandiaga berjanji akan menutup Hotel Alexis saat resmi menjabat nanti.


Berikut aksi perdana Anies-Sandi:

Rekonsiliasi dengan Kubu Ahok

Foto: Noval-detikcom
Anies Baswedan dan Ahok sepakat menjaga persatuan usai Pilgub DKI Jakarta putaran dua.

"Kami sama-sama mengeluarkan rekonsiliasi antarpendukung dan menjaga persatuan, memperjuangkan persatuan," ujar Anies setelah bertemu dengan Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017).

Baik Anies maupun Ahok sama-sama menginginkan suasana sejuk di Jakarta. Keduanya menginginkan babak baru di Ibu Kota. "Ya kami semua adalah warga Jakarta yang kemarin sudah selesai, kami mulai babak baru," ucap Anies.

Hal senada disampaikan Sandiaga. Dia berkomitmen membangun dialog dengan pendukung Ahok-Djarot. "Enam bulan ke depan kita fokus rekonsiliasi dulu," kata Sandiga di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017).

Susun Program dan Anggaran

Foto: Ari Saputra
Anies menemui Ahok di Balai KOta. Keduanya membicarakan program untuk DKI Jakarta selanjutnya.

"Kami melihat ada perubahan dan kami berbicara bagaimana program-program yang sudah direncanakan," kata Anies di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017).

Keduanya bicara agar program yang direncanakan bisa mendapatkan anggaran dari Pemprov DKI Jakarta. Namun perlu waktu untuk itu.

Ahok bahkan mengajak Anies beserta timnya membahas APBD Perubahan. Dia siap membuka tangan lebar-lebar memberikan data yang diperlukan Anies.

"Saya sudah minta tim anggarannya Pak Anies kirim saja ke sini, kan kami open data. Kami duduk bareng, kami susun, mana yang harus cepat supaya begitu masuk bisa memenuhi janji-janjinya," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017).

Ahok juga meminta partai pengusung Anies-Sandi mendukung percepatan pembahasan APBD-P. Jika terhambat, Anies-lah yang akan kesulitan saat menjalankan tugas.

"Nah, ini yang kami perlu bantuan juga, kalau deadlock saya sih pasti berani, deadlock saya, kasihan tapi Pak Anies-nya kalau saya deadlock. Karena, begitu saya keluar Oktober baru susun, bisa nggak kalau makainya, terlalu mepet. Nah, itu yang dari awal bisa dipercepat. Mesti ada dukungan dari partai sana juga gitu loh," tutur Ahok, yang terbalut batik berwarna hijau.


Bentuk Tim Transisi

Foto: Ari Saputra
Sandiaga sudah mempersiapkan tim transisi untuk membantunya bersama Anies Baswedan. Sandiaga menyebut tim transisi nantinya akan bekerja di kediaman Boy Sadikin, yang menjadi tempat berkumpul tim transisi.

"Kalau internal kita sudah minta Pak Boy Sadikin menyediakan rumahnya di Borobudur. Rumah Borobudur itu untuk menjadi tempat singgah kita untuk teman-teman yang sudah mulai memikirkan program-program," kata Sandiaga di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017).

Sandiaga mengatakan tim transisi saat ini sedang membahas upaya rekonsiliasi seusai Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Fokus yang dikerjakan adalah mewujudkan demokrasi sejuk di Jakarta. Dia meyakinkan tim transisinya akan bergerak dengan cepat. Dia juga ingin program-program yang sudah disusun dapat dilaksanakan dengan konkret.


Bicara Nasib Alexis

Foto: Ari Saputra
Anies berkomitmen menindak tempat prostitusi yang ada di Ibu Kota. Berpegang kepada peraturan daerah (perda), Anies berjanji akan menutup tempat-tempat yang melanggar.

"Ya, komitmen kita melaksanakan perda. Jadi semua pelanggaran akan kita tindak dan perda itulah yang akan menjadi pegangan," ujar Anies saat ditanyai soal komitmen menutup Hotel Alexis. Hal itu disampaikan di DPP Partai Perindo, Jalan Diponegoro No 29, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017).

Anies menegaskan semua tempat yang melanggar perda yang berlaku akan ditindak. Hal ini dilakukannya bukan hanya terhadap salah satu tempat prostitusi yang sempat ramai dibicarakan saat debat pasangan calon gubernur di Pilgub DKI putaran pertama. "Pokoknya semua pelanggaran. Jadi bukan hanya satu. Kesannya cuma satu (Alexis). Nggaklah, semua yang melanggar. Jadi kesannya kita mau menarget satu tempat (Alexis). Nggak, semua pelanggaran," kata Anies.

Pada debat cagub DKI putaran pertama, Anis menyindir Ahok dan menyinggung Alexis. Dia mempertanyakan janji ketegasan Ahok soal pemberantasan prostitusi, termasuk di Alexis. "Untuk urusan penggusuran tegas, tapi untuk urusan prostitusi, Alexis, lemah!" ujar Anies di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Jumat 13 Januari 2017 lalu.

Ahok menanggapi pernyataan Anies terkait dengan Alexis ini. Dia 'membalas' dengan memamerkan kinerja menutup tempat hiburan Stadium dan Mille's.

Perda DKI Jakarta yang dimaksud adalah Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Larangan praktik prostitusi tertuang pada pasal 42 yang berbunyi: Setiap orang dilarang a. menyuruh, memfasilitasi, membujuk, memaksa orang lain untuk menjadi penjaja seks komersial; b. menjadi penjaja seks komersial; dan c. memakai jasa penjaja seks komersial.

Dalam kesempatan terpisah, Sandiaga Uno memastikan akan menutup Hotel Alexis saat menjabat. Sandiaga mengatakan akan menunaikan semua janji yang pernah diucapkan.

"(Penutupan Alexis) Itu pasti akan harus dilakukan. Kita nggak bisa melakukan apa-apa, sekarang kita belum punya perangkat. Biar kami sesuatu yang sudah terucap akan diukur dengan aksi nyata," kata Sandiga di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017).
Halaman 2 dari 5
(aan/rna)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini