Kedatangan ketiganya disambut langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel di Wisma Haji Madinah, Arab Saudi. Dalam sambutannya di depan para menteri, Agus Maftuh mengatakan bahwa melayani jamaah haji merupakan suatu kemuliaan dan kehormatan bagi pihaknya.
"Melayani jamaah haji itu sarafun wa tahiyatun lana (kemuliaan dan kehormatan bagi kami)," ujar Agus Maftuh dalam rilis yang diterima dari KBRI Riyadh, Kamis (20/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertama, semangat dalam memberikan pelayanan. Kedua, mengutamakan ruhun nahnuwiyah, semangat kebersamaan kekitaan. Ketiga attamayuz fil adah, tidak puas dengan memberikan pelayanan yang ada, selalu berupaya memberikan yang terbaik. Keempat, keikhlasan dalam memberikan pelayanan.
Entry Briefing dan Pertemuan Koordinasi kunjungan para Menteri ini dipandu oleh Konjen RI Jeddah, Mohammad Hery Saripudin. Dalam pembukaannya, Hery menyampaikan bahwa Perwakilan RI Riyadh dan Jeddah menyambut kedatangan ketiga Menteri dan pimpinan pelaksana teknis dari unsur Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan untuk memantau perkembangan persiapan pelayanan ibadah haji tahun ini.
Baca juga: Menag Yakinkan Ada Perbaikan Signifikan di Pelayanan Haji 2017
Selama di Madinah, ketiga menteri tersebut melakukan kunjungan ke Kementerian Haji di Madinah dan memantau Balai Pengobatan Haji Indonesia di Madinah. Usai dari Madinah, ketiganya akan ke Mekah untuk melakukan pertemuan dengan Muassasah Asia Tenggara untuk membahas upaya peningkatan pelayanan tenda di Arafah dan pemasangan AC, peninjauan dapur-dapur penyedia katering bagi jemaah haji Indonesia dan pemeta pemondokan Jamaah. (bis/rna)










































