"Yang kami sayangkan, Indonesia tidak lagi asing terhadap serangan teror, seperti juga AS," kata Pence setelah bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017).
Pence mengatakan dia pernah membahas serangan teroris yang terjadi di Jakarta, tepatnya di kawasan Jl MH Thamrin, beberapa waktu lalu dengan Presiden AS Donald Trump.
"Kami menyampaikan dukacita yang sangat mendalam untuk rakyat Anda, ketika serangan ini memakan 5 korban jiwa dan melukai lusinan lainnya. Kami yakinkan kepada Anda dan rakyat Indonesia bahwa kami sangat berdukacita dan warga AS berdoa bagi keselamatan RI," kata Pence.
Pence juga menegaskan Amerika Serikat akan selalu bersama Indonesia dalam menghadapi terorisme. "AS berdiri bersama Indonesia untuk mengutuk dan menghadapi aksi-aksi teror. Kami juga akan terus bekerja bersama Indonesia untuk mempertahankan rule-based system yang menjadi fondasi bagi perdamaian dan kesejahteraan ASEAN," ujar dia.
Pence mengatakan Presiden AS Donald Trump menegaskan kemitraannya dengan Indonesia serta mendeklarasikan komitmen untuk memperkuat jalinan persahabatan, perdagangan, dan keamanan.
"Hari ini saya dengan percaya diri menyatakan kemitraan tersebut harus dilanjutkan untuk menjaga perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan Asia Tenggara demi manfaat untuk negara kita berdua serta dunia," tutur Pence.
Terakhir, Pence menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Jokowi, yang telah memberikan sambutan hangat atas kedatangannya ke Indonesia.
"Presiden Widodo, terima kasih untuk kepemimpinan, keramahtamahan, persahabatan, dan kemitraan Anda terhadap hubungan kedua negara," ucap Pence. (rjo/aan)











































