"Kalau dari sisi penembakan sementara kita dapat keterangan penembakan tersebut dilakukan terlalu cepat, belum ada ancaman kepada petugas waktu itu," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017).
Menurut Rikwanto, sebenarnya masih ada waktu bagi untuk menilai mobil itu memberikan ancaman atau tidak. Rikwanto mengatakan ada beberapa alasan Brigadir K akhirnya melepaskan pelurunya ke arah mobil tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ternyata, dugaan Brigadir K salah, mobil tersebut berisi sekeluarga yang hendak pergi ke sebuah pesta. Kasus ini pun menjadi sorotan banyak pihak mulai dari masyarakat, Kompolnas, hingga Komisi III DPR RI.
Bahkan, Komisi III DPR berencana memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait kasus ini pekan depan.
"Kami mendesak pimpinan Polri untuk segera melakukan evaluasi secara menyeluruh. Peristiwa tersebut jelas merupakan tamparan keras terhadap kapolri," imbuh Ketua Komisi III DPR, Bambang Soesatyo, berdasarkan keterangan tertulisnya, Rabu malam (19/4).
Mau tonton video terbaru dan asyik lainnya?
(brt/idh)










































