DetikNews
Kamis 20 April 2017, 11:49 WIB

Pimpinan KPK Cek Bus Sosialisasi Antikorupsi

Dewi Irmasari - detikNews
Pimpinan KPK Cek Bus Sosialisasi Antikorupsi Foto: Dewi Irmasari-detikcom
Jakarta - Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dan Alexander Marwata mengecek mobil sosialisasi antikorupsi milik KPK. Dengan mobil ini, KPK ingin menanamkan nilai antikorupsi kepada masyarakat.

Didampingi Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Sama antar Komisi dan Instansi (PJ KAKI) Dedi Arrachim dan Depuiti Pencegahan Pahala Nainggolan, pimpinan KPK melihat kendaran yang terparkir di halaman gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017).

Saut beserta rombongan lebih dulu meninjau mobil elf dan berbincang dengan Dedi mengenai fungsi dari layar yang terpasang di bagian kiri mobil. Usai meninjau elf, Saut dan rombongan memasuki bus.

Pimpinan KPK Cek Bus Sosialisasi AntikorupsiFoto: Dewi Irmasari-detikcom


Tak seperti bus pada umumnya, bus tersebut disulap menjadi ruang belajar yang menyenangkan. Bangku-bangku diubah posisinya dan dihadapkan dengan komputer. Terdapat 10 komputer yang berjajar di sisi kanan dan sisi kiri.

Masing-masing komputer juga diisi dengan aplikasi game antikorupsi dan film. Petugas yang menangani komputer di dalam bus itu menjelaskan kepada Saut tentang cara memainkan aplikasi games itu dan memperlihatkan beberapa judul film.

Pimpinan KPK Cek Bus Sosialisasi AntikorupsiFoto: Dewi Irmasari-detikcom


Saat meninjau, Saut bertanya kepada petugas soal kapasitas komputer. Dia ingin ditambahkan lagi beberapa judul film.

"Ini kapasitasnya banyak nggak? Ditambahin lagi filmnya," kata Saut.

Setelah menyisir seluruh isi bus, Saut dan romobongan pun kembali ke pintu yang hanya terdapat di sisi kiri bagian depan mobil. Sebelum turun, Saut sempat bertanya kepada petugas soal dua buah sound yang terpasang di dekat pintu.

"Sound ini semua jalan?" tanya Saut kepada petugas.

"Jalan pak," jawab petugas.

Saut mengatakan nantinya mobil-mobil itu akan keliling di kota-kota besar di Indonesia dengan sasaran anak-anak. Namun mobil-mobil itu dikatakan Saut juga berfungsi sebagai tempat pelaporan masyarakat atas tindak korupsi.

"Tapi menunjukkan bahwa sejauh ini kita belum membuka cabang di daerah, kehadiran (mobil-mobil) ini mungkin nanti di daerah. Yang paling penting kehadiran KPK di daerah dengan fungsi yang diminta oleh undang-undang," katanya.

Pimpinan KPK Cek Bus Sosialisasi AntikorupsiFoto: Dewi Irmasari-detikcom


Soal rencana penambahan mobil-mobil itu nanti, Saut tidak menampik bila nantinya ada kerja sama dengan instansi pemerintah yang lain. Saut juga akan membuka peluang kepada BUMN untuk bekerja sama.

"Apakah kemudian kita nanti mengajak teman-teman yang tertarik untuk nempel bannernya, itu kita diskusikan. BUMN sih boleh-boleh saja, tapi kalau BUMN-nya korup nggak bolehkan dong. Kita harus pilih-pilih BUMN-nya juga dong," tutur Saut.


(irm/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed