Tak Takut Dipecat, Alwi Shihab Teruskan Gugat PKB
Senin, 25 Apr 2005 00:45 WIB
Jakarta - Alwi Shihab mengaku tidak takut dengan ancaman pemecatan yang dilontarkan kubu Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Alwi tetap akan meneruskan gugatan terhadap PKB hasil Muktamar Semarang sampai pengadilan."Oh jalan terus (proses pengadilan) walau ada seribu ancaman, tidak ada masalah. Kita mau meluruskan yang keliru kok," kata Alwi usai pertemuan antara Presiden SBY dan Presiden Afghanistan Hamid Karzai di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (24/4/2005) malam."Tidak ada itu namanya ancaman, kok caranya pakai ngancam. Sudah segala macam dilakukan tanpa prosedur, saya tidak ada comment lah biar kiai yang bicara. Kiai sudah tidak bisa menerima Muhaimin dan Muktamar," lanjut Alwi.Muktamar II PKB di Semarang beberapa waktu lalu dinilai tidak sah dan tidak sehat. Peserta Muktamar seperti Kofifah Indar Parawangsa, Ali Maskur Musa dan Mahfud MD akhirnya justru memilih meninggalkan Muhaimin."Pak mahfud sendiri bilang Muktamar amburadul. Artinya kan tidak sehat," ujarnya.Alwi tetap pada pendiriannya, bahwa ia diangkat sebagai ketua umum melalui Muktamar dan harus diberhentikan oleh Muktamar. Perselisihan di tubuh PKB dimulai oleh DPP dan ancaman pemecatan hanya akan memperpanjang masalah."Pemecatan tidak berlaku, tunggu pengadilan saja, kalau memenangkan kita kan selesai. Yang memulai kekeliruan siapa, DPP kan. Sekarang DPP juga mau mengancam, saya kira itu tidak pada tempatnya," kata Alwi balik mengancam.
(fab/)










































