Menlu: Tidak Ada Kesepakatan Pengurangan Pasukan di Ambalat
Minggu, 24 Apr 2005 22:17 WIB
Jakarta - Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda membantah telah terjadi kesepakatan antara Indonesia dengan Malaysia untuk mengurangi pasukan dari wilayah Ambalat. Kasus Perebutan Blok Ambalat juga tidak dibicarakan di sela-sela KTT Asia Afrika."Tidak ada pertemuan antara PM Badawi dengan Presiden SBY di Bandung. Kebetulan Badawi tidak sempat mengadakan pertemuan bilateral," kata Hassan usai pertemuan antara Presiden SBY dan Presiden Afghanistan Hamid Karzai di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (24/4/2005) malam.Sebelumnya di Malaysia, Wakil PM Datuk Seri Najib Tun Razak mengatakan, dari pertemuan di Batam, Jumat (15/4/2005) lalu, kedua negara sepakat mengurangi pasukan dan hanya akan menempatkan masing-masing satu kapal perang di wilayah Ambalat."Sejauh ini tidak ada perjanjian khusus tentang pengurangan pasukan, termasuk dari hasil pertemuan kedua Kepala Staf AL di Batam. Tapi saya kira dalam pertemuan demikian tentu ada semacam understanding untuk mengurangi ketegangan di lapangan," ungkap Hassan.Badawi dan SBY sendiri tidak melakukan pertemuan di sela-sela KTT AA karena selama lima bulan terakhir sudah sering bertemu. Hubungan via telepon pun acap kali dilakukan."Beliau (SBY) memahami dari sekian banyak kepala negara tentunya prioritas diberikan kepada yang belum pernah presiden temui. Karena itu masalah Ambalat belum dibicarakan dalam kesempatan KTT kemarin," demikian Menlu Hassan Wirajuda.
(fab/)











































