Ke Mana Suara PKB dan PPP yang Dukung Ahok-Djarot?

Ke Mana Suara PKB dan PPP yang Dukung Ahok-Djarot?

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Kamis, 20 Apr 2017 10:14 WIB
Ke Mana Suara PKB dan PPP yang Dukung Ahok-Djarot?
Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta - PKB dan PPP kubu Romahurmuziy merapat ke pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat di putaran kedua. Sebelumnya kedua partai ini merupakan pengusung pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni di putaran pertama.

Agaknya dukungan kedua partai tersebut belum terlihat berpengaruh di putaran kedua. Sementara ini, berdasarkan real count KPU, persentase perolehan suara Ahok-Djarot tak jauh berbeda dengan putaran pertama, yakni 44% berbanding 42,96%.

"Ini, menurut saya, elite politik salah membaca konstituen dan pemilihnya. Saya lihat konstituen tak begitu sama dan tak mau menjatuhkan pilihannya ke Pak Ahok," ujar peneliti Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun saat berbincang dengan detikcom, Rabu (19/4/2017) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, kata Rico, PPP dilihat tak solid oleh konstituennya. Ada pertentangan antara elite partai di tingkat pusat dan Abraham 'Lulung' Lunggana, yang juga merupakan petinggi di tingkat daerah.

"Di pilkada kita dilihatkan bahwa komunikasi buruk berakibat fatal ini, ketidaksukaan masyarakat jadi ditabrak begitu saja," ucap Rico.

Diwawancara terpisah, peneliti Populi Center Nona Evita menyampaikan hal senada. Nona lebih menyoroti soal konsolidasi elite parpol dengan akar rumput.

"Harusnya parpol bisa konsolidasi dengan akar rumput karena seperti PPP sempat terbelah, PPP DKI kalau nggak salah nggak dukung Ahok-Djarot. Itu saja nggak solid dan soliditas partai juga tingkat kepercayaan masyarakat, jadi partai juga harus berbenah lagi," kata Nona. (bag/imk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads