Dalam hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei tersebut, Anies-Sandi unggul dengan angka sekitar 57 persen. Adapun Ahok-Djarot mendapat suara kurang-lebih 42 persen. Ketua Tim Relawan Anies-Sandi, Boy Sadikin, mengatakan kemenangan ini adalah kerja bersama seluruh tim pemenangan.
Kemenangan ini juga atas dukungan masyarakat Jakarta. Boy tak mau disebut sebagai kunci utama kemenangan Anies-Sandi. "Kemenangan ini hasil kerja tim dan masyarakat Jakarta," kata Boy saat berbincang dengan detikcom, Rabu (19/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pengamat politik dari Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun menyebut posisi Boy Sadikin yang menjadi ketua tim relawan menjadi salah satu faktor kemenangan Anies-Sandi.
Menurut Rico, Boy Sadikin menjadi simbol retak dan rapuhnya soliditas elite pendukung Ahok-Djarot. Sosok Boy Sadikin di balik kemenangan Anies-Sandi semestinya bisa menjadi renungan bagi elite partai dalam membaca suara hati konstituennya.
"Boy Sadikin itu menjadi simbol retak dan rapuhnya soliditas elite politik pendukung Ahok-Djarot. Tapi ada juga yang harus menjadi renungan bagi elite semua partai untuk jujur membaca suara hati konstituennya," kata Rico. (erd/fdn)











































