"Saya pinginnya ini dibangun lagi, tapi biar diratain dulu. Janjinya dulu juga mau dibangun pasar ikan lagi," kata seorang warga bernama Yati (49) saat ditemui di lokasi, Rabu (19/4/2017).
Yati mengaku tinggal di wilayah itu sejak 1995, tetapi kini dia memilih tidak tinggal di lokasi itu sejak digusur. Kini dia mengaku hanya berdagang di tempat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namanya sudah janji, masak iya nggak ditepati. Kan kita sudah 1 tahun sakit-sakitan di sini," sambungnya.
Warga lain berharap gubernur baru nanti tak bertindak seenak hati. Mereka berharap dilibatkan dalam menentukan nasib.
"Saya berharap ada perbaikanlah. Dulu ini digusur tanpa ganti rugi. Seharusnya ada dialog dengan masyarakat," kata warga lainnya bernama Amir.
Amir ingin bisa tinggal lagi di Kampung Akuarium. Dia mengaku enggan dipindahkan ke rumah susun.
"Nggak mau pindahlah. Tinggal di rusun itu sama aja ngontrak," ujarnya. (dhn/dhn)










































