Anies-Sandi unggul atas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, yang dalam sejumlah hitung cepat memperoleh sekitar 42 persen suara. Melihat hasil tersebut, kubu Anies-Sandi langsung memberikan pidato.
Di kantor DPP Partai Gerindra, sejumlah elite partai pengusung Anies-Sandi memberikan pidato. Dalam pidatonya, Anies berpesan bahwa saat ini Pilkada DKI sudah selesai. Sudah semestinya saat ini semua warga DKI Jakarta bersatu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, kata Anies, fase kampanye, fase perbedaan, mestinya disudahi. Ke depan, fase kerja bersama menanti untuk bersama-sama warga membangun Jakarta.
"Justru tugas yang lebih besar menanti. Kemenangan ini bukan untuk Anies Sandi, tapi ini kerja bersama warga Jakarta untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Jakarta," kata Anies.
Menurut Anies, agenda utama dan pertama yang akan dia lakukan bersama Sandi adalah memastikan Jakarta tetap bersatu dan menjadi milik semua. "Anies dan Sandi bukan hanya mengabdi kepada kelompok orang, tapi mengabdi kepada seluruh warga Jakarta," kata dia.
Terhadap sosok Ahok dan Djarot, Anies mengatakan mereka adalah putra terbaik bangsa yang mengabdi untuk Jakarta. Menjadi tugas Anies-Sandi bersama warga Jakarta untuk meneruskan ikhtiar membangun Ibu Kota.
"Mari kita tunjukkan bahwa, ketika ditakdirkan untuk membawa amanah, tidak diiringi dengan kesombongan, tetap rendah hati, santun, dan doa kita semua. Cukupkanlah perbedaan itu, hadirkan suasana persatuan, suasana saling menghargai, suasana sejuk di tanah yang kita cintai ini," tutur Anies. (erd/van)











































