Pol PP Diimbau Tak Balas Polisi
Minggu, 24 Apr 2005 14:30 WIB
Padang - Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) diminta tak membalas tindakan puluhan polisi dari Poltabes Padang. Meski kantornya rusak dan 4 kawannya luka-luka, mereka diminta menghindarkan bentrokan dengan polisi."Selagi masih bisa menghindari bentrokan, pol PP diminta untuk menghindar," kata Kepala Seksi Operasi Satpol PP Padang, Bambang Warsito kepada wartawan yang menemuinya di kantor satpol PP Padang, Jl. Bagindo Aziz Chan, Minggu (24/4/2005).Bambang mensinyalir serbuan aparat kepolisian tersebut karena merasa terganggu dengan operasi yang dilakukan satpol PP selama ini. Menurutnya, kejadian hampir sama pernah terjadi sebelumnya. Hubungan antara satpol PP dengan Polisi di Padang mulai tidak harmonis sejak penertiban terminal bayangan di beberapa jalan utama di kota Padang. Penertiban itu dilakukan karena terminal lintas Andalas dipindah ke terminal regional Bingkuang, sekitar 15 meter dari pusat kota. Hubungan kian memburuk setelah satpol PP melakukan penertiban di pasar baru di kawasan Pasar Raya Padang. "Sejak penertiban itu apa pun tindakan yang dilakukan satpol PP di lapangan selalu dipersoalkan oleh polisi," kata Bambang.Operasi satpol PP selanjutnya yang dikecam polisi antara lain penertiban travel liar di depan Minang Plaza. Juga kasus penertiban PSK di Jl. Diponegoro. Buntut dari penertiban PSK itu satpol PP diadukan melakukan penganiayaan. Saat ini kasus tersebut sedang disidangkan. Kini terkait insiden di Kantor Satpol PP itu, sepeda motor merek Fokus BA 5185 TQ milik aparat Poltabes yang tertinggal setelah penyerangan ditahan Pol PP sebagai barang bukti. Sementara sangkur milik satpol PP masih disita di Poltabes Padang.
(iy/)











































