Polisi Bantah Serang Satpol PP

Polisi Bantah Serang Satpol PP

- detikNews
Minggu, 24 Apr 2005 14:07 WIB
Jakarta - Polisi membantah melakukan penyerangan dalam insiden membebaskan orang yang diduga PSK yang menyebabkan kantor satpol PP Padang rusak berat. Polisi mendatangi kantor Satpol PP Padang karena menerima laporan satpol mengeroyok seseorang."Tidak benar itu penyerangan. Tadi malam ada orang yang melapor dikeroyok oleh anggota Pol PP. Itu sebabnya tim Poltabes Padang melakukan pengecekan. Makanya tim kita suruh ke lapangan," kata Wakapoltabes Padang AKBP Jaklyn Leter saat dihubungi wartawan di Padang, Minggu (24/4/2005).Polisi terdesak sehingga mengamuk hingga membuat kantor satpol PP rusak dan 4 anggotanya luka-luka. Menurut Jaklyn, Polisi terpaksa mengamuk karena jumlahnya tidak seimbang dengan jumlah satpol PP yang berjaga. "Tindakan itu terdesak karena jumlah personel itu tidak seimbang. Sebenarnya kita sudah mundur. Tapi ada tiga orang anggota pol PP yang keras kepala dan mengejar sampai ke lapangan Imam Bonjol. Di sana sempat terjadi keributan," kata Jaklyn. Wakapoltabes itu kemudian mengunci wawancara saat ditanya lebih lanjut mengenai perempuan yang diduga PSK yang memicu terjadinya penyerangan.Kepala Seksi Operasi Satpol PP Padang, Bambang Warsito membantah pernyataan Wakapoltabes. Dia mempertanyakan sikap polisi yang keterlaluan jika hanya melakukan pengecekan lapangan. "Masa tim turun ke lapangan seperti mafia. Saat itu pagar kantor Pol PP terkunci. Polisi masuk melalui kantor Bank Mandiri dengan melompat ke pagar. Itu kan gelagat yang tidak baik," jelas Bambang.Bambang kembali menegaskan, perempuan yang ditangkap satpol PP adalah seorang pelacur. Dia heran polisi begitu membela pelacur yang kini tengah diperangi di Padang. "Itu pelacur, kok sampai polisi ngribut-ngributin? Sampai begitu sekali membela pelacur itu. Kita bekerja untuk memerangi maksiat di kota Padang ini. Seharusnya ini mendapat dukungan," kata Bambang. Lebih jauh Bambang menduga pelacur itu merupakan istri simpanan salah seorang polisi Poltabes Padang. "Denger-denger yang ini istri simpanan salah seorang anggota polisi itu," katanya. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads