Kekecewaan Warga yang Tak Bisa Nyoblos di TPS Anies

Kekecewaan Warga yang Tak Bisa Nyoblos di TPS Anies

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Rabu, 19 Apr 2017 13:34 WIB
Kekecewaan Warga yang Tak Bisa Nyoblos di TPS Anies
Foto: Pria ini tak bisa mencoblos di TPS Anies Baswedan. (Cici/detikcom)
Jakarta - Arya Agung (37), warga RT 06 RW 04, Kelurahan Cilandak Barat, Jakarta Selatan tidak bisa menggunakan hak pilihnya di TPS 28. Menurut petugas TPS, dokumen yang dimiliki Arya tidak valid.

Pantauan detikcom di TPS 28, Jalan Lebak Bulus II, Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017), Arya datang sekitar pukul 12.30 WIB bersama istrinya, Uun Kurnia.

Berbeda dengan sang istri, Uun terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sedangkan Arya tidak terdaftar sebagai DPT. Kelengkapan yang Arya bawa berupa KTP lama, Kartu Keluarga, serta Resi pembuatan e-KTP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bukan suket, tapi resi e-KTP, ya sudahlah nggak usah, ya itu saya merasa sebagai warga negara, gimana ya pemerintahannya tidak adil, saya juga nggak tahu penyebabnya, saya nggak tahu," ujar Arya saat ditemui.

"Surat-surat saya bahwa tidak valid, KTP yang sebelumnya resi sama KK yang saya bawa," imbuhnya.

TPS 28, Jalan Lebak Bulus II, Cilandak Barat, Jakarta Selatan.TPS 28, Jalan Lebak Bulus II, Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Foto: Cici/detikcom


Arya mengaku tidak bisa menggunakan hak pilih karena data yang dia bawa tidak valid. Ia juga enggan mencari tahu penyebab penolakannya menggunakan hak pilih karena birokrasi yang lama.

"Katanya belum bisa memilih, ya saya malas untuk cari tahu karena birokrasi lama, pada putaran sebelumnya juga tidak terdapat dalam DPT, baru kali ini mengurus tetap tidak bisa, kalau istri boleh milih, karena dia terdaftar di DPT," tutur Arya.

Sebelumnya, ada warga yang juga ditolak datanya oleh petugas TPS. Warga ini pulang dengan rasa kecewa karena tidak bisa menggunakan hak pilihnya.

"Bawa kartu keluarga sama ini (suket) katanya bisa, tapi begitu dicek sama panitia kata mereka tidak bisa, katanya tidak sesuai dengan peraturan," ujar warga tersebut.

"Tanya saja sama panitianya, kata panitia mereka nggak bisa. Saya bawa kartu keluarga, nggak itu, nggak bisa juga," sambungnya. (idh/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini