Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Tanjung Gusta Medan, Muda Husni mengatakan, petugas mengetahui kaburnya napi yang bernama Jalidin itu pada Rabu (19/4/2017) sekitar pukul 06.00 WIB.
"Di kamar ditemukan ada teralis rusak. Ada dua jeruji yang dipotong," kata Muda kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari lokasi, petugas menemukan dua potong teralis yang masing-masingnya berukuran sekitar 25 centimeter. Selain itu, juga ditemukan dua potong kayu, kain bekas dan potongan tali.
"Dia menggunakan gergaji besi untuk motongnya," ujar Muda.
Terkait kaburnya napi ini, pihak Lapas kemudian berkoordinasi dengan pihak kepolisian dari Polsek Helvetia.
Kapolsek Helvetia Kompol Hendra mengatakan, telah membentuk tim untuk mengejar napi yang kabur itu.
"Tim Polsek bersama petugas (Lapas) lagi melakukan pengejaran," kata Hendra. (try/try)











































