"Kita ini ingin memastikan hak dipilih dan hak memilih karena itu bagian dari hak asasi manusia. Yang juga kita ingin pastikan tidak ada satu pun hak yang diabaikan oleh siapapun," kata Komisioner Komnas HAM, Siane Indriani di TPS 17 Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (19/4/2017).
Siane menambahkan, Komnas HAM tak hanya memantau pencoblosan di lokasi bekas gusuran. Tapi ada juga komisioner yang meninjau sejumlah TPS seperti rumah tahanan dan panti sosial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menyebut sejauh ini belum ada masalah berarti selama pemantauan. Masalah yang ditemukan Komnas HAM baru bersifat kesalahan administrasi.
"Mungkin ada sedikit kesalahan dalam administrasi, hal-hal kecil. Laporan hari ini belum ada, tapi di Jatinegara ada yang bilang dapat sembako murah ada juga yang KJP-nya baru diberikan kemarin," pungkasnya. (idh/imk)










































