"Yang penting di sini gubernurnya harus beradab, berpihak pada rakyat, bukan berpihak pada suatu pihak yang bukan rakyat misal seperti pihak kapitalis, ada pihak-pihak yang menggunakan apa pun termasuk agama dijadikan alatnya untuk memenangkan untuk mencapai tujuan tertentu mereka," ujar Guruh usai nyoblos di tempat pemungutan suara (TPS) 01, Jalan Daha, Kelurahan Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017).
Guruh menyebut sosok gubernur DKI terpilih nantinya adalah yang berpengalaman. Maksud Guruh yaitu sosok yang sudah pernah menjabat sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun mengingatkan adanya kepentingan-kepentingan politis di masa-masa seperti ini. Hal itulah yang menurut Guruh perlu dihindari.
"Biasanya dalam suatu pemilu apa pun itu, seperti pilpres, pilkada maupun pilgub ada saja suatu pihak yang menggunakan momentum ini untuk kepentingannya dan mereka selalu curi kesempatan dan upaya untuk bisa mendapatkan apa yang merupakan kepentingan mereka," ucap Guruh. (dhn/tor)










































