Usai mencoblos, salah satu tahanan KPK, Andi Zulkarnaen Mallarangeng (Choel) menyatakan agar yang menang berbuat yang terbaik untuk Jakarta.
"Siapa pun yang menang, berbuat yang terbaik untuk Jakarta, untuk kita semua," kata Choel di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Choel, terdapat tujuh tahanan lain yang menggunakan hak suaranya. Ketujuhnya ialah mantan hakim konstitusi Patrialis Akbar, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Andi Taufan Tiro, Country Director PT EK Prima Indonesia (EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair, Direktur PT MTI Fahmi Darmawansyah, mantan anggota DPRD Jakarta, M Sanusi, M Adami Okta, dam Marisi Matondang.
Patrialis menjadi tahanan pertama yang menggunakan hak suaranya sekitar pukul 10.20 WIB. Tidak seperti 7 tahanan lain, Patrialis tidak menggunakan rompi tahanan, melainkan menggunakan batik berwarna coklat.
Setelah itu, 7 tahanan lain menyusul menggunakan mobil tahanan KPK.
Ketua PPK Kecamatan Setiabudi Ahmad Suprayogi mengatakan ada penambahan satu orang pengguna hak suara dalam pencoblosan pilgub DKI putaran kedua ini.
"Kalau di KPK sendiri, kemarin (pilgub putaran pertama) kan 7, sekarang 8. Tambah Patrialis," kata Suprayogi. (irm/asp)











































