Tahanan KPK Nyoblos, Hanya Patrialis yang Tak Pakai Rompi Oranye

Tahanan KPK Nyoblos, Hanya Patrialis yang Tak Pakai Rompi Oranye

Dewi Irmasari - detikNews
Rabu, 19 Apr 2017 12:27 WIB
Tahanan KPK Nyoblos, Hanya Patrialis yang Tak Pakai Rompi Oranye
Tahanan KPK Nyoblos di TPS Rutan (Dewi- detikcom)
Jakarta - 8 Tahanan KPK menggunakan hak suaranya untuk pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta putaran kedua. Para tahanan mencoblos di TPS 019 Kecamatan Setiabudi yang berada di gedung KPK lama, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Usai mencoblos, salah satu tahanan KPK, Andi Zulkarnaen Mallarangeng (Choel) menyatakan agar yang menang berbuat yang terbaik untuk Jakarta.

"Siapa pun yang menang, berbuat yang terbaik untuk Jakarta, untuk kita semua," kata Choel di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Selain Choel, terdapat tujuh tahanan lain yang menggunakan hak suaranya. Ketujuhnya ialah mantan hakim konstitusi Patrialis Akbar, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Andi Taufan Tiro, Country Director PT EK Prima Indonesia (EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair, Direktur PT MTI Fahmi Darmawansyah, mantan anggota DPRD Jakarta, M Sanusi, M Adami Okta, dam Marisi Matondang.

Patrialis menjadi tahanan pertama yang menggunakan hak suaranya sekitar pukul 10.20 WIB. Tidak seperti 7 tahanan lain, Patrialis tidak menggunakan rompi tahanan, melainkan menggunakan batik berwarna coklat.

Setelah itu, 7 tahanan lain menyusul menggunakan mobil tahanan KPK.

Ketua PPK Kecamatan Setiabudi Ahmad Suprayogi mengatakan ada penambahan satu orang pengguna hak suara dalam pencoblosan pilgub DKI putaran kedua ini.

"Kalau di KPK sendiri, kemarin (pilgub putaran pertama) kan 7, sekarang 8. Tambah Patrialis," kata Suprayogi. (irm/asp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads