"Kita monitoring terus," kata Sumarno sebelum santap siang di kawasan Kedoya, Jakarta Barat, Rabu (19/4/2017).
Sumarno menjelaskan kekurangan surat suara tersebut mungkin saja terjadi akibat adanya kesalahan. Kesalahan itu terjadi saat dilakukan distribusi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengatasi hal tersebut, Sumarno mengaku telah meminta kepada Panwaslu untuk mencari surat suara di sekitar TPS dimaksud. Yang jelas, kata Sumarno, harus ada berita acara terkait hal itu.
"Dibikin berita acara, lalu surat suara yang terseda distribusikan ke TPS yang kurang. Sejauh ini baru di Kelapa Gading, ada yang kurang 25 ada juga 100 surat suara," sebutnya.
Sumarno menyatakan jumlah surat suara pada dasarnya sudah pas. Terkait adanya kekurangan, lebih pada kesalahan memasukkan surat suara ke TPS yang keliru.
"Jadi misalnya TPS ini banyak pemilih, tapi keliru dengan TPS yang pemilihnya dikit. Kita intinya memikirkan bagaimana ini diselesaikan, dan agar semua pemilih terlayani dengan baik," tukasnya. (hld/rna)










































