Insiden Polisi Bebaskan PSK, 4 Anggota Satpol PP Luka-Luka
Minggu, 24 Apr 2005 12:15 WIB
Padang - Insiden polisi dari Poltabes Kota Padang membebaskan pekerja seks komersial (PSK) tak hanya menyebabkan kantor satpol PP Padang rusak. Insiden memalukan itu juga mengakibatkan 4 anggota Satuan polisi Pamong Praja (satpol PP) luka-luka.Keempat satpol PP itu yakni Afrizon, Nofriyandi, Andri GP dan Farhan. Afrizon menderita luka paling parah. Keningnya luka, alis matanya harus dijahidt, dan mukanya bengkak-bengkak kena pukulan gagang pistol.Kemudian Nofriyandi, wajah bengkak, kepala benjol, dan mengeluhkan sakit di dada. Andri GP menderita luka di kepala dan mata. Laki-laki itu mengeluhkan kepala belakangnya sakit. Sedangkan Farhan yang sempat dibawa pulang terpaksa dibawa kembali ke RS karena mengeluhkan sakit di dadanya. Mereka hingga pukul 12.00 WIB, Minggu (24/4/2005) masih dirawat di RS Dajmin, Padang. Keempat anggota satpol PP itu bisa dibawa ke RS setelah Walikota Padang Fauzi Bahar mendatangi langsung Poltabes Kota Padang setelah insiden.Walikota meminta para satpol PP yang digiring ke Poltabes itu segera dibebaskan. Sedangkan yang luka-luka harus dibawa ke RS Djamin. Kasus itu kemudian akan diselesaikan bersama walikota dan Poltabes Padang. Sementara itu, hingga kini 2 pleton atau sekitar 50 anggota satpol PP berjaga-jaga di depan ruang Dahlia, tempat 4 anggota dirawat. Penjagaan di pos satpol PP kini juga diperketat. Puluhan anggota satpol terlihat duduk-duduk di halaman kantor itu.
(iy/)











































