Cegah Mobilisasi Massa, Polisi Jaga Pelabuhan Merak dan Tol Cilegon

Pilgub DKI Putaran Kedua

Cegah Mobilisasi Massa, Polisi Jaga Pelabuhan Merak dan Tol Cilegon

Muhammad Iqbal - detikNews
Selasa, 18 Apr 2017 17:33 WIB
Cegah Mobilisasi Massa, Polisi Jaga Pelabuhan Merak dan Tol Cilegon
Foto: Polres Cilegon patroli di Pelabuhan Merak dan tol (Iqbal-detikcom)
Jakarta - Menjelang pelaksanaan Pilgub DKI yang akan berlangsung 19 April besok, Pelabuhan Merak dan 3 pintu tol di Kota Cilegon dijaga polisi. Penjagaan itu dilakukan untuk menghalau massa yang akan pergi ke Jakarta.

Kapolres Cilegon AKBP Romdhon Natakusumah mengatakan, polisi akan memeriksa semua jenis kendaraan terutama kendaraan penumpang tujuan Jakarta. Fokus utama polisi adalah untuk menghalau massa dari pulau Sumatera yang hendak ke Jakarta.

"Tentu akan kita halau bagi yang melanggar hukum dan mengganggu Kamtibmas kemudian yang ada indikasi mengganggu jalannya Pilkada DKI kita halau," kata Romdhon saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (18/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Romdhon mengatakan keempat titik tersebut yakni gerbang tol Cilegon Timur, Cilegon Barat, dan gerbang tol Merak, serta Pelabuhan Merak, Banten.

"Fokus utama di Pelabuhan dan pintu tol, tadi malam sudah dilakukan (pemeriksaan) dan malam ini akan kembali dilanjutkan," ungkapnya.

Pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan berpenumpang khususnya bus dan kendaraan pribadi. Romdhon menambahkan pemeriksaan itu dilakukan untuk memastikan barang bawaan di dalam kendaraan tidak ada yang berbahaya.

"Awalnya akan kita berikan imbauan untuk bersedia diperiksa barang bawaan baik di dalam mobil maupun barang yang di bagasi," ucapnya.

Selain bus dan kendaraan pribadi, pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan besar seperti truk dan trailer saat mereka tiba di pelabuhan Merak. Meski sejak kemarin sudah melakukan razia di pelabuhan Merak, namun polisi akan melakukan razia skala besar pada malam ini pukul 20.00 WIB.

"Tidak menutup kemungkinan juga angkutan barang kita akan lakukan pemeriksaan karena khawatir membawa barang-barang yang membahayakan," tutupnya. (rvk/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads