Kelima pelaku tersebut berinisial JMG (51), CMG (54), MG (38), RSG (24) dan JNP (18). Kelimanya merupakan warga Medan.
Dalam pemeriksaan, JMG memiliki peran menyuruh untuk melakukan pembakaran. Pelaku CMG berperan sebagai memberikan uang untuk membeli bensin dengan tujuan pembakaran. Untuk pelaku MG dan RSG berperan orang yang melakukan pembakaran. Sementara, pelaku JNP berperan sebagai orang yang mengawasi situasi keadaan di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rycko mengatakan, rumah tersebut dibakar dengan menggunakan bensin. Dalam olah TKP, diketahui titik api lebih dari satu. Titik api terbesar, kata Kapolda, terdapat dibagian pintu depan dan pintu belakang.
"Pelaku sengaja bakar pintu depan dan belakang dari luar. Dan juga terdapat pecahan kaca," ujar Rycko didampingi Kapolrestabes Medan Kombes Sandi Nugroho.
Dalam kesempatan rilis ini, salah seorang keluarga korban yang hadir mengucapkan rasa terima kasih kepada Polri yang berhasil mengungkap kasus tersebut kemudian memeluk Irjen Rycko. Suasana haru pun menyelimut pada momen itu.
Seperti diberitakan, kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (5/4). Keempat orang tewas itu yakni Marita (58) dan anaknya Frengki Ginting (31). Kemudian Kristin (9) dan Selvi (5). Keduanya merupakan anak dari Frengki. (rvk/idh)











































