4.260 Personel Siap Jaga Kelancaran Pilgub DKI di Jakut

4.260 Personel Siap Jaga Kelancaran Pilgub DKI di Jakut

Jabbar Ramdhani - detikNews
Selasa, 18 Apr 2017 16:35 WIB
4.260 Personel Siap Jaga Kelancaran Pilgub DKI di Jakut
Kapolres Jakut Kombes Dwiyono dan Dandim Jakut Letkol Sholeh (Jabbar Ramdani/detikcom)
Jakarta - Sebanyak 4.260 aparat keamanan siap mengamankan pemilihan Gubernur DKI putaran kedua di Jakarta Utara. Personel ini berasal dari unsur TNI dan Polri.

"Saat ini, seluruh TPS Jakut dilakukan pengamanan. Di mana satu TPS kita amankan satu personel TNI, satu Polri. Untuk jumlah personel di wilayah Jakarta Utara, untuk pengamanan TPS, di sini kan ada 2.130 TPS. Berarti ada 2.130 personel Polri dan 2.130 personel TNI," kata Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono di Econvention Ancol, Jakut, Selasa (18/4/2017).

Dia mengatakan, secara umum, kondisi di Jakut kondusif. Aparat keamanan akan siap berjaga di setiap tempat pemungutan suara (TPS) pada Rabu (19/4) besok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumlah personel ini masih dapat ditambahkan bila ada hal yang dianggap rawan. Dengan demikian, proses pemungutan suara besok dapat berjalan aman.

"Secara umum, untuk wilayah Jakut ini ada dalam situasi aman, kondusif. Seluruh masyarakat wilayah Jakarta Utara untuk dapat melaksanakan hak konstitusinya, melaksanakan pencoblosan pada Rabu besok. Kami siap mengamankan," ucapnya.

Dwiyono mengimbau masyarakat tidak mengintimidasi dan memprovokasi satu sama lain. Pihak aparat akan mengambil tindakan tegas bila ada upaya mengganggu jalannya acara.

"Kami mengimbau, ini adalah pesta demokrasi, harus dapat dilaksanakan riang gembira, dengan senang. Jangan sampai ada yang mengintimidasi, jangan sampai ada yang memprovokasi. Aparat kepolisian dan TNI siap mengamankan dan akan memberikan tindakan tegas apabila ditemukan hal-hal yang sekiranya dapat mengganggu jalannya pilkada, utamanya di wilayah Jakarta Utara," tuturnya.

Di lokasi yang sama, Dandim 0502 Jakarta Utara Letkol Soleh mengatakan anggotanya siap ikut mengamankan pilkada. Dia meminta masyarakat mempercayakan kelancaran acara kepada petugas yang akan menyelenggarakan pemungutan suara.

"Anggota TNI sebanyak 2.130, kita fokus lakukan pengamanan. Tapi saya mengimbau, serahkan pengamanan ini kepada TNI Polri. Kita mampu itu. Kalau mau ada yang mengawasi, sudah ada yang mengawasi. Bawaslu sudah ada. Sudah ada bidangnya. Panitianya juga sudah ada," kata Soleh.

Atas dasar itu, dia meminta masyarakat tidak sangsi terhadap penyelenggaraan besok. Dia juga mengimbau masyarakat yang berasal dari luar DKI Jakarta untuk tidak turut serta melakukan pengawasan.

"Untuk warga yang lain, Anda datang, kami menjamin untuk Anda memberikan hak pilih di TPS-TPS," ujarnya.

"Jadi imbauan seperti yang disampaikan Pak Kapolres, hendaknya, warga yang bukan warga DKI Jakarta tidak perlu untuk membantu mengawasi. Ada kami yang bantu mengamankan, ada kami yang menjamin pelaksanaan pilkada di DKI Jakarta agar berjalan aman, tenang, dan lancar," tuturnya. (jbr/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads