"Sehingga hasilnya besok betul-betul suara rakyat DKI. Bukan di rekayasa, bukan dibuat-buat," ujar Fadli Zon di Komplek Gedung DPR/MPR, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (18/4/2017).
Mengenai pengerahan massa dari ormas tertentu yang ingin melakukan pengamanan di TPS-TPS esok (19/4), Fadli menilai tidak ada salahnya. Terlebih karena sudah ada catatan sebelumnya terkait dugaan intimidasi dan provokasi. Menurutnya keikutsertaan ini untuk mencegah indikasi kecurangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perwakilan dari Partai Gerindra ini malah mencontohkan partainya juga telah melakukan mobilisasi serupa. Baik itu dari kader partai maupun anggota DPRD.
"Jadi kita mengerahkan itu bukan kemarin, tapi sudah dari dua minggu yang lalu juga sudah kita arahkan untuk ke Jakarta. Sama halnya yang saya tahu juga dari PDI saya kira itu sah-sah saja," imbuhnya.
Sementara itu mengenai maklumat bersama dari Polri, KPU, dan Bawaslu soal larangan mobilisasi massa, Fadli menilai sah-sah saja karena ada alasannya. Pun demikian dengan mobilisasi massa partainya maupun ormas lain.
"Tidak ada hak warga negara untuk mau kemana saja di wilayah Republik Indonesia ini tidak ada larangan. Apalagi untuk mengawasi penegakan hukum, dalam hal ini penegakan konstitusi untuk pilkada," pungkasnya. (nif/imk)











































