"Jaga suasana Jakarta lebih tenang agar masa ini digunakan konstituen Jakarta untuk merenungkan kembali semua program calon kedua paket ini mana yang lebih cocok untuk mereka," ujar Ketua DPP NasDem, Johnny G Plate kepada wartawan, Selasa (18/4/2017).
Fadli Zon / Foto: Muhammad Ridho |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Video itu tugas Bawaslu mengecek, kan masa tenang. Sudah lewat waktunya, semua usaha untuk menjelekkan atau mengampanyekan paket lain itu melanggar aturan pilkada itu sendiri," tegasnya.
Baca Juga: Kontroversi Nyanyian Sajak Penista, Fadli Zon: Itu Ekspresi Seni
Video itu dipublikasikan Fadli lewat akun Twitternya pada Senin (17/4/2017) kemarin. Video itu diawali dengan boneka Ahok sedang berdiri di depan televisi.
Lalu dilanjutkan adegan Dhani membuka keris dari sarungnya. Adapun lirik dari video itu seperti "Di tengah damai-damai Jakarta kau pamerkan keangkuhan" dan "di tengah damai, kau nista ayat-ayat Tuhan". Sajak itu sendiri ditulis Fadli Zon pada bulan Februari 2017 lalu. (gbr/imk)












































Fadli Zon / Foto: Muhammad Ridho