Panglima TNI: Warga Harus Aman dan Damai dalam Salurkan Hak Suara

Pilgub DKI Putaran Kedua

Panglima TNI: Warga Harus Aman dan Damai dalam Salurkan Hak Suara

Jabbar Ramdhani - detikNews
Selasa, 18 Apr 2017 11:37 WIB
Panglima TNI: Warga Harus Aman dan Damai dalam Salurkan Hak Suara
Foto: Istimewa/Puspen TNI
Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan warga harus merasakan aman dalam memberikan hak pilih di pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta putaran kedua besok. Sebab, hak memilih masyarakat sesuai dengan konstitusi.

"Mereka (masyarakat) harus aman, damai, untuk berangkat dari rumah menuju TPS dan melakukan haknya mencoblos dan kembali dengan keadaan aman," kata Gatot dalam sambutannya di apel pengamanan pilkada di halaman Ecovention Ancol, Selasa (18/4/2017).


Karena memilih merupakan konstitusi, negara dituntut hadir agar masyarakat tidak takut dalam memberikan hak pilihnya. Gatot menekankan membuat masyarakat DKI aman, tenteram, dan damai adalah tugas yang mulia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk itu, pahami betul apa yang harus kamu lakukan, apa yang kamu lakukan, dan apa yang tak boleh kamu lakukan," ujarnya.

"Para komandan tanya pada kapolres, jelaskan pada prajurit, sehingga semua masyarakat aman. Makanya pagi ini dikumpulkan di sini, habis ini kamu ke Polres masing-masing diberi petunjuk oleh kapolres, selanjutnya masuk ke tempat masing-masing TPS," ucapnya.

Gatot menerangkan ada satu personel TNI dan Polri di setiap TPS. Selain itu, di dekat TPS ada pasukan cadangan yang siap digerakkan setiap saat menuju lokasi yang perlu bantuan.

"Saya tak panjang-lebar karena ini tugas mulia, lakukan tugasmu, pelajari betul apabila kamu melakukan tugas sesuai prosedur, apa pun akibatnya untuk membuat Jakarta aman, saya jamin kamu tak akan duduk di meja hijau sebagai terdakwa," ujarnya.


(jbr/idh)


Berita Terkait