Pelaku pembunuhan itu adalah, Tantri Sutanto (23) warga Kecamatan Siberida, Inhu. Korbannya adalah, Tursinah (50) juga warga Kecamatan Siberida, Inhu. Korban dia bunuh dan dibuang ke dalam anak sungai. Korban ditemukan warga sekitar tadi pagi, pukul 06.30 WIB di Kecamatan Rengat Barat.
Tapi sebenarnya, warga di Inhu tidak mengetahui siapa pelakunya. Kasus penemuan mayat wanita ini dilaporkan ke pihak Polsek Rengat Barat, di Inhu. Dari hasil pemeriksaan medis, di tubuh korban ditemukan bekas luka benda tumpul dan di lehernya terdapat bekas jeratan tali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, kemungkinan pelaku ini mengira ada razia. Saat kemacetan itu dia membuang dompet. Dompet yang dia buang itu adalah milik korban yang dia bunuh. Yang namanya orang berbuat salah, pasti gugup sendiri, itu sudah hukum alam," kata Humas Polres Pelalawan, Iptu Yarmen Djambak kepada detikcom, Selasa (18/4/2017).
Ketika pelaku membuang dompet, kata Yarmen, ada pengendara lainnya yang melihat kejanggalan itu. Dompet yang dibuang pelaku lantas diambil oleh warga. Dompet itu dilihat ada identitas seorang wanita dan foto.
"Merasa curiga, warga tadi melaporkan pembuangan dompet ke Polsek Sikijang," kata Yarmen.
Karena masih terjebak macet, kata Yarmen, tim Polsek Sikijang mendatangi pelaku yang masih di dalam mobilnya. Pemuda tadi disuruh turun dan dilakukan interograsi.
"Dari sinilah terungkap, bahwa dia baru membunuh seorang wanita warga di Inhu. Lantas Polsek Sikijang menghubungi Polsek Rengat Barat mempertanyakan apakah ada seorang wanita yang tewas dibunuh. Ya akhirnya karena terjebak macet kasus pembunuhan ini terungkap," kata Yarmen.
Masih menurut Yarmen, saat ini tim Polsek Rengat Barat tengah menuju ke Polsek Sikijang untuk menjemput pelaku.
"Kita belum tahu apa motif pembunuhan ini, karena pelaku baru akan dijemput untuk dibawa ke Inhu," tutup Yarmen. (cha/dnu)











































