Kapolri: Kalau Tak Mampu Amankan Pilkada Kita Berdosa ke Negara

Pilgub DKI Putaran Kedua

Kapolri: Kalau Tak Mampu Amankan Pilkada Kita Berdosa ke Negara

Jabbar Ramdhani - detikNews
Selasa, 18 Apr 2017 11:27 WIB
Kapolri: Kalau Tak Mampu Amankan Pilkada Kita Berdosa ke Negara
Kapolri Jenderal Tito Karnavian/kanan (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan tugas penting Polri adalah mengamankan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Seluruh personel diminta mempersiapkan diri untuk memastikan keamanan warga.

"Saya masih terus terngiang dan apa yang disampaikan mantan Pangdam saat saya Kapolda Metro, Pak Teddy Lhaksmana. Itu jadi pegangan saya bahwa kita, Polri dan TNI, digaji untuk seperti ini. Kita digaji untuk bertugas menghadapi situasi, termasuk pengamanan cukup penting ini. Jadi kita digaji untuk ini. Setuju? Kalau kita tak mampu melaksanakan ini, kita berdosa pada negara yang telah menggaji kita," kata Tito memberikan pengarahan dalam apel pasukan untuk kesiapan pengamanan pilkada di Ecovention Ancol, Jakarta, Selasa (18/4/2017).

Pengamanan pemungutan suara pilkada putaran kedua akan dilakukan puluhan ribu personel gabungan TNI, Polri, dan perlindungan masyarakat (Linmas). Total ada 13.034 TPS pada pencoblosan besok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan kekuatan ini di atas kertas kita sebetulnya bisa atasi problema yang mungkin akan terjadi. Kuncinya adalah kecepatan, kecepatan untuk amankan dan lokalisir jika ada masalah di TPS. Di TPS cepat selesaikan. Jika tak mampu, di-backup dari tingkat kecamatan, kalau kecamatan tak mampu di-backup oleh jenjang atas," sambung Tito.

Tito berpesan agar personel keamanan yang bertugas di TPS merespons cepat kondisi yang terjadi. Bila ada gejolak yang muncul, personel keamanan harus langsung menindaklanjutinya.

"Selagi kita cepat tangani, tak akan meluas dan tak akan besar. Jadi kunci utama adalah sinergitas dan kekompakan dari unsur TNI-Polri. Kita hanya ingin kuatkan komitmen. Siap kita sama sama Polri-TNI amankan Pilkada DKI?" kata Tito disambut teriakan siap anggota TNI dan Polri yang hadir dalam apel. (fdn/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads