"Iya itu hanya apel internal saja ya, hanya internal," kata Mimah saat dihubungi detikcom.
Pantauan detikcom di kantor Bawaslu DKI Jakarta, Jalan Danau Agung 3 Nomor 5, Sunter Agung, Jakarta Utara, Selasa (18/4/2017), apel dimulai pukul 09.40 WIB, di halaman depan kantor Bawaslu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Ketua Bawaslu Mimah Susanti dan komisioner Bawaslu Muhammad Jufri tidak nampak hadir pada apel ini. Apel ini membahas teknis penyelenggaraan serta persiapan Pilkada.
"Apel hari ini kita adakan untuk persiapan Pilkada yang mana besok adalah hari H, di mana akan ada mobil keliling yang disiapkan Bawaslu untuk mobile ke titik-titik rawan yang ada di Jakarta," kata Maskur Ishak saat sambutannya.
Sebelumnya Komisioner Bawaslu DKI, Muhammad Jufri mengatakan ada 1.047 titik TPS (tempat pemungutan suara) yang rawan saat berlangsungnya pencoblosan. TPS rawan ini terbagi di 5 kategori.
"Ada rawan 1 dilihat dari aspek akurasi data pemilih dan pengguna hak pilih sebanyak 375 titik. Rawan 2 dilihat dari aspek ketersediaan logistik sebanyak 199 titik. Rawan 3 dilihat dari aspek pembagian uang atau materi lainnya (money politics) terdapat 129 titik. Rawan 4 dilihat dari aspek keterlibatan penyelenggaraan negara ada 123 titik, sedangkan rawan 5 adalah aspek kepatuhan prosedur pemungutan dan perhitungan ada 221 titik," imbuh Jufri saat konferensi pers (17/4). (rvk/rvk)











































