Tindaklanjuti Keluhan Warga, Ahok Sidak Rusun Rawa Bebek

Bisma Alief Laksana - detikNews
Selasa, 18 Apr 2017 10:48 WIB
Foto: Bisma Alief/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga korban gusuran yang tidak kunjung mendapatkan rumah susun di Rawa Bebek, Jakarta Timur. Ahok lalu turun mengecek status kepemilikan penghuni rusun itu.
Ahok mengecek rusun Rawa Bebek.Ahok mengecek rusun Rawa Bebek. Foto: Bisma Alief/detikcom


"Kami mau lihat sesuai enggak KTP yang punya sama pemiliknya," kata Ahok yang mengenakan baju dinas warga coklat ini di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (18/4/2017).
Ahok disambut ibu-ibu yang sudah menunggunya dan ingin berkeluh kesah.Ahok disambut ibu-ibu yang sudah menunggunya untuk berkeluh kesah. Foto: Bisma Alief/detikcom


Ahok datang ke Rusun Rawa Bebek sekitar pukul 09.45 WIB ditemani oleh Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana. Saat tiba, Ahok langsung disambut oleh ibu-ibu yang sudah menunggu. Tak sedikit ibu-ibu yang memeluk Ahok.

Beberapa keluhan diutarakan oleh warga pada Ahok. Keluhan paling banyak yang diutarakan oleh warga rusun adalah soal Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Tak hanya itu, Ahok juga sempat mengecek salah satu unit rusun milik warga. Menurut salah satu warga, untuk unit rusun sejauh ini tidak ada keluhan. "Kalau unit belum ada keluhan, Pak. Program kesehatan yang ketuk pintu layani dengan hati juga jalan kok Pak di sini," ujar salah satu warga pada Ahok.

Ahok mengecek salah satu unit rusun milik warga.Ahok mengecek salah satu unit rusun milik warga. Foto: Bisma Alief/detikcom


Tak hanya unit rusun, Ahok juga menyempatkan diri untuk meninjau warung yang ada di lantai bawah rusun Rawa Bebek sebelum mengakhirinya peninjauannya di rusun tersebut.
Penghuni mengaku belum ada keluhan selama menghuni rusun di Rawa BebekPenghuni mengaku belum ada keluhan selama menghuni rusun di Rawa Bebek Foto: Bisma Alief/detikcom


Sebelumnya pada saat bertemu warga di pendopo Balai Kota, Ahok menerima aduan dari warga gusuran Bukit Duri yang tidak kunjung mendapat rusun di Rawa Bebek. Karena itu, Ahok menyebut bahwa selama ini warga yang marah padanya, sebenarnya adalah pemilik kontrakan di Bukit Duri. Tak hanya itu, Ahok juga bilang banyak rusun yang dimilki oleh pemilik kontrakan di kawasan penggusuran.

"Makanya selama ini yang ngamuk sebenarnya yang punya kontrakan. Bukan yang tinggal di situ yang ngontrak. Yang ngontrak mah senang lebih murah," ujar Ahok. (aan/rvk)