Bantah Bagi-bagi Sembako, PPP Jaksel Kubu Romi: Itu Untuk Internal

Pilgub DKI Putaran Kedua

Bantah Bagi-bagi Sembako, PPP Jaksel Kubu Romi: Itu Untuk Internal

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 17 Apr 2017 19:56 WIB
Bantah Bagi-bagi Sembako, PPP Jaksel Kubu Romi: Itu Untuk Internal
Foto: Ketua DPC PPP Jaksel Syaiful Dasuki bantah ada bagi-bagi sembako. (Kanavino/detikcom).
Jakarta - Ketua DPC PPP Jakarta Selatan kubu pengurus Ketum Romahurmuziy, Syaiful Dasuki, membantah isu yang beredar mengenai penyimpanan dan pembagian sembako di kantornya. Saiful menegaskan sembako itu diperuntukkan konsolidasi internal dan tidak ada kaitannya dengan Pilgub DKI.

"Tidak ada pembagian sembako. Tidak ada pembagian dan itu memang stok untuk konsolidasi kita," ujar Syaiful di Jalan Margasatwa Bar 24A, Jagakarsa, Jaksel, Senin (17/4/2017).

Syaiful menerangkan pihaknya kini tengah fokus dalam melakukan konsolidasi internal di tingkat ranting (Kelurahan). Hal tersebut termasuk menggelar kegiatan Istigosah untuk persatuan Jakarta dan peringatan Isra Mi'raj.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam setiap acara kami juga melakukan pembagian 'berkat' (dalam istilah Betawi) berupa bahan sembako, yang umum dilakukan oleh masyarakat Betawi muslim yang menjadi konstituen utama kami di Jakarta Selatan," terangnya.

Selain itu, Syaiful juga mengungkapkan kegiatan konsolidasi dilakukan setelah pemungutan suara putaran dua Pilgub DKI selesai untuk menghormati masa tenang. Oleh karena itu sembako tersebut disimpan di kantor untuk persiapan kegiatan pasca pemungutan suara.

"Kami simpan terlebih dahulu di kantor kami, untuk persiapan pelaksanaan selanjutnya pasca Pilkada," ungkap Syaiful.

Syaiful juga turut menyesalkan adanya pemberitaan dirinya telah ditangkap. Dia menegaskan kabar itu tidak benar dan justru mempertanyakan pihak-pihak yang mengatasnamakan DPC PPP Jaksel di bawah kepemimpinan Abraham Lunggana (Haji Lulung).

"Cuma ada kami DPC PPP Jakarta Selatan yang berhak atas kantor DPC PPP Jakarta Selatan dan sepanjang yang kami tahu dari media, saudara Haji Lulung juga telah dipecat oleh Bapak Djan Faridz beberapa waktu lalu," tuturnya.

Selanjutnya, Syaiful juga meminta pihak kepolisian untuk membantunya dalam menjaga kantornya itu. Dia mengaku pihak yang mengatasnamakan DPC PPP Jaksel itu tidak berhak atas kantornya di Jagakarsa itu.

"Kami juga meminta bantuan kepada aparat kepolisian untuk membantu menjaga kantor kami dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab," kata Syaiful.

Sebelumnya diberitakan, warga menyegel Kantor DPC PPP Jakarta Selatan yang berada di bilangan Jagakarsa tadi pagi. Penyegelan tersebut terkait adanya penyimpanan sembako dalam masa tenang Pilgub DKI.

Ketua DPC PPP kubu Haji Lulung, Hadi menduga pengiriman sembako itu dikoordinir oleh pengurus PPP kubu Ketum Romahurmuziy (Romi). Lulung sendiri mengatakan pengiriman sembako itu sebagai bentuk kecurangan.

"Ada laporan masyarakat, ada penurunan sembako jam 02.00 WIB pagi sebanyak 7 truk sembako. Lalu teman-teman yang sedang berkeliling melapor ke saya. Kemudian saya persuasif ajak komunikasi warga, saya dapati ini dikoordinir oleh PPP kubu Romi," ujar Hadi, Senin (17/4). (knv/elz)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads